Musrenbang di Lau dan Bontoa, Chaidir Syam Jelaskan Arah Kebijkannya

  • Whatsapp

PAREPOS.CO.ID,MAROS – Pemerintah Kabupaten Maros menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022 Tingkat Kecamatan Lau dan Bontoa, Kabupaten Maros, Selasa 23 Februari 2021.

Agenda tahunan yang dihadiri langsung kepala OPD, camat dan warga setempat itu dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (Plh.) Bupati Maros, Andi Davied Syamsuddin dan dihadiri oleh Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih pada Pilkada tahun 2020, AS. Chaidir Syam – Suhartina Bohari.

Bacaan Lainnya

Pada sambutannya di Kecamatan Lau, Andi Davied mengungkapkan jika, tugasnya selama menjadi pemimpin hingga waktu pelantikan bupati Maros terpilih ialah terus menjaga roda pemerintahan terus bergerak. Meski demikan, dirinya sudah mengetahui jika kepala daerah yang terpilih sudah lebih dahulu mengetahui apa yang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Kita ketahui bersama, jika bapak Chaidir sudah terlebih dahulu turun ke masyarakat secara langsung untuk mengetahui apa saja kebutuhan masyarakat, jadi beliau sudah lebih tau lebih dulu sebelum pemilihan kepala daerah tahun lalu,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Maros terpilih, AS. Chaidir syam mengungkapkan arah kebijakannya, dimana untuk awal masa kepemimpinannya, pihaknya akan melakukan pendataan hingga ke tingkat desa bagaimana kondisi dan kekuatan SDM di Maros.

“Misalnya dalam satu desa berapa jumlah pemuda, berapa orang yang sudah kerja, berapa orang yang memiliki keterampilan. Untuk warga yang tidak memiliki keterampilan akan kita carikan solusi bagaimana agar memiliki keterampilan sehingga dapat menyerap tenaga kerja atau bahkan menciptakan lapangan kerja,” paparnya.

Ia juga menyinggung sektor pariwisata yang menurutnya dapat meningkatkan ekonimi masyarakat akan terus dikembangkan pada masa kepemimpinannya nanti.

“Alhamdulillah kita bersyukur di beberapa kecamatan ini sudah muncul beberapa daya tarik wisata, destinasi wisata seperti inilah yang kita harapkan bisa mengurangi pengangguran dan membuka lapangan pekerjaan baru, dan yang paling utama daya tarik wisata hadir juga untuk menjaga lingkungan,” jelas Chaidir Syam.(tip/B)

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *