Layanan Disdukcapil Tuai Sorotan, Wabup Polman: ASN dan Honorer jadi Calo Sanksi

  • Whatsapp
Layanan Disdukcapil Tuai Sorotan, Wabup Polman: ASN dan Honorer jadi Calo Sanksi

PAREPOS.CO.ID,POLMAN — Menyikapi adanya keluhan warga terkait pelayanan Pembuatan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Polman. Disikapi Wakil Bupati Polewali Mandar, M Natsir Rahmat dengan turun langsung memantau layanan administrasi pembuatan KK dan KTP di Ruang Pelayanan Disdukcapil, Jumat 26 Februari 2021.

Natsir Rahmat menyampaikan jika ada oknum didapati menjadi calo dan melakukan pungli segera laporkan dan akan ditindaklanjuti.
“Kalau dia oknum ASN, kami akan memberikan sanksi sesuai aturan kepegawaian. Kalau anak honor yang berbuat, sanksi pecat,” tegas M Natsir Rahmat.

Bacaan Lainnya

Dia pun mengaku sering mendengar banyak keluhan dari masyrakat bahwa saat mereka mengurus KK dan KTP sering dipungut biaya. Sehingga, lanjut Wabup, mengimbau kepada masyarakat bahwa tidak ada pembayaran atau pungutan terkait kepengurusan di Disdukcapil. “Semua pengurusan gratis di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil,”tegasnya.

Kunjungan ini untuk melihat langsung kondisi pelayanan dan mengingatkan ASN bahwa mereka sebagai pelayan masyarakat.
“Untuk pelayanan sudah bagus, yang perlu diantisipasi adalah membatasi pengunjung agar tidak ada kluster baru Covid-19,”tutupnya.

Kepala Disdukcapil Polman, Natsir Adam menjelaskan, layanan untuk pembuatan KTP di Capil itu hanya memakan waktu 20 menit saja.
Tidak ada pemungutan biaya apapun di kantor Disdukcapil. “Kalau ada, itu ulah oknum baik sebagai calo dan melakukan pungli. Kita akan memberikan sanksi untuk ASN dan pemecatan untuk honorer jika ada yang ketahuan,”tegasnya.

Untuk saat ini, lanjutnya dirinya belum pernah mendapatkan dari pihak kantornya ada yang bermain dan laporan masyarakat. “Yang ada yang sering kami temui adalah oknum pegawai dari Penerintah Desa atau Kelurahan serta Kecamatan yang mengambil kesempatan mengurus KTP dan KK milik warga,”tegas Nasir Adam.(win/B)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *