Kunjungi Sulawesi Barat, Kapolri dan Gubernur Sulsel Lakukan Ini

  • Whatsapp
Kunjungi Sulawesi Barat, Kapolri dan Gubernur Sulsel Lakukan Ini

PAREPOS.CO.ID,MAMUJU– Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meletakkan batu pertama pembangunan 50 rumah untuk personel Polri yang menjadi korban gempa bumi di Sulawesi Barat (Sulbar), beberapa waktu lalu. Dalam kunjungan perdananya, Jumat 12 Februrai, Kapolri didampingi Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof Nurdin Abdullah dan disambut Gibernur Sulbar, Ali Baal Masdar.

Kunjungi Sulawesi Barat, Kapolri dan Gubernur Sulsel Lakukan Ini

Bacaan Lainnya

Kapolri dalam keterangan tertulisnya mengakui, jika rumah tersebut merupakan bantuan resmi dari Pemerintah Provinsi Sulsel. “Gubernur Sulsel memberikan bantuan kepada anggota Polri, yang terdampak gempa,” katanya. Pemberian bantuan itu menurut, kata Kapolri, merupakan bentuk persaudaraan antar pemerintah provinsi yang warganya sedang mengalami kesulitan akibat bencana alam. “Sebagai bentuk nilai persaudaraan walaupun beda propinsi tetapi merasa empati. Karena sebelum pemekaran, provinsi Sulbar merupakan wilayah provinsi Sulsel,”jelasnya.

Kapolri berharap rumah ini akan memacu anggotanya untuk terus semangat dalam menjalankan tugasnya menjaga kamtibmas. Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah mengatakan bantuan hunian tetap tersebut sebagai support dan kepedulian serta turut merasakan kepedihan para korban yang rumahnya rusak usai gempa.
Bangunan ini dibangun khusus antigempa dengan target pembangunan 90 hari dan Insyaallah akan dipercepat menjadi 60 hari kerja ke depan. “Tujuannya agar bisa langsung dihuni,”singkatnya.

Kunjungi Sulawesi Barat, Kapolri dan Gubernur Sulsel Lakukan Ini

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Syamsu Ridwan, mengatakan kunjungan Kapolri selain sebagai agenda kerja, juga bentuk kepedulian atas musibah gempa bumi yang melanda Mamuju dan Majene.

Adapun bantuan yang disalurkan Kapolri di antaranya dua unit mobil kendaraan dapur lapangan (Randurlap), dua unit mobil support Randurlap, dua unit ambulans, satu unit mobil jenazah, 300 unit veld bed aluminium, 40 boks swab antigen, 40.000 pieces masker medis, 10.000 botol hand sanitizer, dan 25 toilet portable.
“Bantuan juga berupa 20 ton beras dan 5 tenda pleton,” kata Syamsu.

Syamsu pun mengakui, jika Kapolri mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyalurkan bantuannya kepada korban gempa di Sulbar. Dia berharap seluruh pihak tetap solid serta meningkatkan persaudaraan dan tetap waspada terkait potensi penularan COVID-19. “Terus saling mengingatkan dan jangan lalai sehingga kita dapat menekan angka COVID-19 di wilayah agar kondisi kembali stabil,”tutup Kapolri.(*/ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *