KUA Balanipa Disegel Warga, Pelayanan ke Rumah Pegawai

  • Whatsapp

PAREPOS.CO.ID,POLMAN — Pelayanan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Balanipa yang berada di Jalan Poros Polman-Majene, tepatnya di Desa Bala terpaksa dialihkan ke rumah salah satu pegawai KUA. Pasalnya, KUA Balanipa disegel warga sekitar. Belum di ketahui penyebabnya, sehingga kantor tersebut disegel warga.

Bacaan Lainnya

Kepala Kantor Kementrian Agama Polman (Kemenag) H.Muliadi Rasyid menuturkan, penyegelan yang dilakukan oleh warga Desa Bala terhadap kantor KUA Balanipa itu belum jelas, termasuk apa tuntutan warga setempat. Terlebih, warga tidak pernah datang ke kantor untuk menyuarakan apa tuntutannya. Sehingga untuk tetap memberikan pelayanan ke masyarakat terpaksa barang milik kantor dipindahkan ke rumah salah satu pegawai KUA yangbtak jauh dari lokasi tersebut.

” Ada lahan yang di klaim warga, tapi itu berada di depan kantor KUA Balanipa. Warga yang mengklaim tersebut juga tidak pernah datang ke kantor untuk membahasnya, sehingga supaya pelayanan terus berjalan dan menghindari konflik kita minta petugas untuk pengamanan memindahkan barang-barang kantor ke rumah salah satu Pegawai KUA yang terdekat. Semua itu agar pelayanan ke masyarakat tetap berjalan,”kata Kepala Kemenag Polman H Muliadi Rasyid yang di temui di kantornya, Rabu 17 Februari 2021.

Kantor KUA itu di bangun diatas tanah milik Kementrian Agama, bangunan tersebut juga berdiri sudah sangat lama dan sudah puluhan tahun terbangun.” Jadi kami heran saja kalau kantor itu baru ada yang klaim sebab bangunan itu sudah berdiri lama,”katanya. Penyegelan yang dilakukan oleh warga yang tidak mendasar itu, pihak Kemenag Polman enggan melaporkan ke Polisi untuk menyelesaikan masalah ini. “Kalau kita laporkan ke petugas terkait penyegelan kantor KUA itu maka, itu bukan menyelesaikan masalah. Mungkin bisa menambah masalah baru, sehingga untuk saat ini kami masih melakukan pendekatan persuasif agar tidak terjadi susuatu yang tidak diinginkan,”jelasnya.

Kemenag dalam hal ini pembina ummat sehingga kita tidak mau ada masalah dengan warga, kalau masih bisa di selesaikan secara kekeluargaan maka itu akan kita tempuh. Dari informasi yang dihimpun KUA Balanipa tersebut telah disegel warga sudah hampir 2 minggu lamanya, akan tetapi pelayanan tetap berjalan sebab berkantor di rumah salah satu pegawainya.(win/B)

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *