Ganti Rugi tak Kunjung Diselesaikan, Warga Blokir Jalan ke SMKN 7 Pinrang

  • Whatsapp
Ganti Rugi tak Kunjung Diselesaikan, Warga Blokir Jalan ke SMKN 7 Pinrang

PAREPOS.CO.ID, PINRANG — Janji tinggal janji, itulah yang dirasakan Usman selama kurang lebih 10 tahun lebih terkait ganti rugi lahan miliknya. Kebuntuan dari hal itu, sejak 4 hari lalu akses ke Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Pinrang yang berada di Lero B, Desa Lero, Kecamatan Suppa diblokir oleh Usman.

Terkait kondisi tersebut, Usman yang dihubungi, Minggu 21 Februari 2021, membenarkan penutupan jalan dilakukannya lantaran dirinya menuntut ganti rugi atas tanah miliknya yang dijadikan akses jalan ke SMKN 7 Pinrang sejak Tahun 2011. ” Hingga saat ini tak menemui titik terang. Sekarang sudah ada akses lain yang dibuat, tapi ini jalan dulunya satu-satunya akses ke sekolah, belum ada ganti rugi. Hingga saat ini tidak ada perhatian dan respon dari pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Provinsi, terkhusus pemerintah” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Usman mengungkapkan sebelum pengecoran jalan. Dirinya sempat protes, namun diabaikan. “Sempat dulu saya protes pas mau dicor, tapi tidak dipedulikan. Padahal ini tanah tiap tahun saya bayar pajaknya, dan sertifikatnya,” ungkapnya.

Dia pun berharap agar pemerintah melalui dinas terkait dapat memperhatikan masalah ini. “Semoga ada perhatian dari pemerintah. Saya harap ada solusi terkait ini, karena sudah bertahun-tahun tidak ada penyelesaian,” pungkasnya. (dar/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *