Cegah Kasus DBD, PMI Sidrap Fogging Rumah Warga

  • Whatsapp
Cegah Kasus DBD, PMI Sidrap Fogging Rumah Warga

PAREPOS.CO.ID, SIDRAP — Palang Merah Indonesia (PMI) melakukan fogging ke rumah warga di Kelurahan Wala, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap.

Hal itu dilakukan untuk mencegah peningkatan kasus DBD yang terjadi setiap tahun. PMI dibantu Puskesmas Pangkajene serta Karang Taruna Sidrap menyisir sejumlah rumah warga. “Ini salah satu langkah pencegahan DBD dengan melakukan fogging atau pengasapan untuk membunuh nyamuk dan jentiknya,” kata Wakil Ketua Bidang Penaganan Bencana PMI Sidrap, La Colli, Kamis 25 Februari.

Bacaan Lainnya

La Colli menuturkan, pengasapan dilakukan di rumah-rumah warga yang terletak di Kelurahan Wala.
“Sesuai arahan ketua PMI, Bapak H Dollah Mando yang juga Bupati Sidrap, kami melakukan pengasapan untuk mencegah penyebaran DBD. Apalagi saat ini musim penghujan mengakibatkan banyak genangan air yang dapat menjadi sarang nyamuk,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Pangkajene, dr Mariana menyebut, ada peningkatan kasus DBD di Kelurahan Wala, belakangan ini. “Khusus di Kelurahan Wala ini, sudah ada kurang lebih lima orang yang dirawat dengan kasus DBD,” sebut Mariana.

Dia mengaku, pihaknya melakukan fogging di Kelurahan Wala karena tertinggi kasus DBD. Olehnya itu, katanya, PMI dan Puskesmas Pangkajene serta Karang Taruna berjibaku melakukan fogging massal. “Selanjutnya, kami akan melakukan fogging di Kelurahan Majjelling, Pangkajene, dan Rijang Pittu. Dan jika memungkinkan kita juga akan lakukan di desa dan kelurahan yang lain,” katanya.

Ia berharap, fogging tersebut dapat mencegah dan menekan angka kasus DBD di Sidrap. Khususnya di Kecamatan Maritengngae. Ia mengimbau masyarakat melakukan langkah pencegahan lain. “Kami mengingatkan, fogging itu bukan satu-satunya cara mencegah DBD. Masyarakat juga perlu menerapkan 3M Plus, yakni menutup, mengubur, dan menguras tempat-tempat penampungan yang memungkinkan nyamuk demam berdarah berkembang biak,” imbaunya. (ami/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *