Bupati Terima Pansus Pengawasan Anggaran dan Penyaluran Logistik Bencana

  • Whatsapp
Bupati Terima Pansus Pengawasan Anggaran dan Penyaluran Logistik Bencana

PAREPOS. CO. ID, MAJENE–Rombongan panitia khusus (Pansus) pengawasan anggaran dan penyaluran logistik DPRD Provinsi Sulbar tiba di Kabupaten Majene. Pansus tersebut diterima langsung Bupati Majene, Lukman didampingi sejumlah Kepala OPD terkait seperti Kadis Sosisl, Muh Jafar dan Kepala BPBD Majene, H Ilhamsyah. Pertemuan tersebut berlangsung di rumah jabatan Bupati Majene, Jumat 19 Februari 2021.

Terlihat rombongan pansus itu diantaranya H Sudirman sebagai Ketua Pansus dan sejumlah anggota pansus seperti H Abidin Abdullah, H Risbar Berlian Bachrie, M Irbad Kaimuddin, H Hasan Bado, dan H Hamzah Zunuba. Selain dari pansus juga turut pula dalam rombongan itu, Wakil Ketua DPRD Sulbar, H Abd Rahim dari Partai Nasdem.

Menurut Ketua Pansus, Sudirman mengatakan maksud kedatangannya di Kabupaten Majene adalah sebagai wujud kepedulian anggota DPRD Sulbar yang secara formal dan individu tetap harus turun ke lapangan. Alasannya, karena pansus tersebut dibentuk untuk meninjau dan memantau hal-hal yang terjadi di lapangan. Baik itu kinerja satgas maupun lainnya, apalagi di masa transisi seperti ini pola koordinasinya dianggap sudah cukup baik.

” Artinya, dalam masa transisi seperti ini terasa sudah mulai bagus koordinasinya. Karena itu juga kami sengaja bentuk tiga pansus. Namun, kali ini kami disini khusus pansus pengawasan anggaran dan logistik, ” sebutnya.

Selain itu lanjutnya, anggota pansus juga ingin mengetahui secara langsung sejauh mana penyaluran bantuan sosial (Bansos dan logistik ) ke masyarakat penerima bantuan.

Disisi lain kehadiran pansus di Kabupaten Majene untuk lebih memastikan apa yang menjadi kebutuhan utama warga terdampak gempa. Sebab, diketahui Majene masih kekurangan tenda sekitar 4.000 pcs berdasarkan laporan dari badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Majene. Walaupun sebenarnya kemarin sudah ada dikirim 1.000 pcs tenda dari provinsi dan diinformasikan sudah diterima pihak BPBD Kabupaten Majene.

Bupati Majene, Lukman menjelaskan dalam pertemuan dengan pansus tetsebut menjelaskan, sehari setelah gempabumi terjadi pihaknya langsung bergerak cepat dan membentuk posko induk di Bukit Tinggi Kecamartan Malunda. Sehingga bantuan pun lngsung masuk ke posko dan lebih banyak yang langsung disalurkan secara mandiri oleh para relawan dan donatur yang ada di lokasi. Namun, karena kondisi masih terjadi gempa dan adanya longsor di sejumlah titik membuat akses jalan tertutup, maka sebahagian donatur hanya menitipkan bantuannya di pendopo Rujab Bupati Majene. Akan tetapi seluruh bantuan logistik itu, juga telah tersalurkan dengan baik.

Nah, untuk kondisi saat ini lanjut Lukman mengatakan setelah logistik terpenuhi yang sangat dibutuhkan dan mendesak adalah tenda/ terpal. Pemda Majene telah memesan sebanyak 2.000 pcs. Namun, yang baru tiba sebanyak 1.000 pcs. Sehingga masih menunggu sisa pesanan tersebut.

Sedangkan sebelumnya, pihaknya mengakui ada persediaan 100 ton beras. Tetapi itu semua sudah distribusikan pada masa tanggap darurat dengan melibatkn semua OPD yang ada untuk mengantarkan langsung ke tiga kecamatan terdampak. Yaitu Kecamatan Malunda, Ulumanda dan Kecamatan Tubo Sendana. (edy/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *