Bupati Majene Harap Tim Validasi Kerusakan Dampak Gempa Segera Bekerja

  • Whatsapp

PAREPOS. CO. ID, MAJENE – Bupati Majene, Lukman meminta kepada Satuan Tugas (Satgas) Transisi Darurat Pemulihan Pasca Gempa Kabupaten Majene segera mengambil langkah cepat.

Menurutnys, langkah ini, untuk mengefektifkan 10 tim validasi agar turun ke lokasi mengecek keabsahan data yang sebelumnya telah dikumpulkan pemerintah desa dan kecamatan.

Bacaan Lainnya

“Tim segera bekerja untuk memperoleh data valid yang akan menjadi acuan pemerintah pusat dalam menggelontorkan anggaran di kecamatan terdampak,” pinta Lukman dalam rakor Evaluasi Penanganan Gempa bersama tim Satgas Transisi Darurat Ke Pemulihan Pasca Gempa Kabupaten Majene, di ruang rapat Wakil Bupati Majene.

Lukman menyampaikan, jika terdapat kejadian bencana lainnya di Indonesia, maka perhatian pemerintah pusat terhadap bantuan ke Majene dikhawatirkan akan bisa dialihkan. Karena itu perlu percepatan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Seperti yang dikatakan Perwakilan Kemensos RI jika data tidak cepat masuk, jangan sampai ada bencana lain dan program bantuan akan dialihkan atau terbagi,” ungkapnya.

Bupati menginstruksikan, agar pihak BPBD Majene segera menjemput Juklak yang nantinya akan menjadi petunjuk teknis dan sebagai dasar pembuatan Peraturan Bupati (Perbub).

“Hal ini juga akan menjadi dasar setiap tim untuk bergerak cepat di lapangan,” paparnya.

Menanggapi hal itu, Kepala BPBD Majene, Ilhamsyah mengaku, siap untuk menjalankan tugas. Dia menutirkan 10 tim ini akan bergerak mulai tanggal 7 Maret hingga 20 hari kedepan.

“Kami siap bekerja, setelah aturan rampung yang menjadi dasar kita di lapangan,” akunya.

Ia menguraikan, dari 10 tim tersebut terdiri dari berbagai OPD, seperti BPBD, Dinsos, TNI dan Polri, Sekda, Kapolres, Dandim 1401 dan Kajari Majene.

“Itu juga sesuai dengan masukan dari Pansus DPRD Sulbar, agar tim melibatkan para akademisi di Univeristas seperti Unsulbar sesuai dengan bidang keilmuaanya,” urainya.

Sementara Ketua Satgas Transisi Darurat Ke Pemulihan Pasca Gempa Kabupaten Majene yang juga Plt Sekkab Majene, Masriadi Nadi Atjo meminta, agar BPBD segera membuat data progres pengungsi korban gempa mulai dari awal kejadian hingga memasuki masa transisi.

“Artinya segera membuat progres pengungsi supaya kita tahu, berapa jumlahnya yang masih bertahan di pengungsian sampai sekarang,” pungkasnya.(edy/B)

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *