Bupati Berharap, Kementerian PU PR Cepat Respon Perbaikan Ribuan Rumah Warga Terdampak Gempa

  • Whatsapp
Bupati Berharap, Kementerian PU PR Cepat Respon Perbaikan Ribuan Rumah Warga Terdampak Gempa

PAREPOS.CO.ID, MAJENE -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene secara resmi telah menyerahkan seluruh data tingkat kerusakan ribuan bangunan akibat gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Majene. Bupati Majene, Lukman menuturkan penyerahan data itu ke Pemerintah Pusat sudah melalui verikasi di lapangan oleh pihat terkait.

Lukman mengatakan, untuk penyerahan tahap pertama, laporan kerusakan rumah warga berdasarkan kategori sebanyak 4.099 unit rumah.

“Adapun rinciannya rusak berat 1.774 unit, rusak sedang 1.140 unit dan rusak ringan 1.185 unit, ” kata Lukman.

Namun, lanjut Lukman menambahkan sementara untuk pendataan tahap akhir jumlahnya justru bertambah signifikat tingkat kerusakan bangunan menjadi 7.240 unit. Dengan rincian rusak berat 3.005 unit, rusak sedang 1.727 unit dan rusak ringan 2.508 unit.

Hal iti juga sudah disampaikan Bupati Majene Lukman saat zoom meeting pembahasan kemajuan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa terjadi di Sulbar, termasuk wilayah Kabupaten Majene. Dalam acara zoom meeting yang berlangsung di ruang Rapat Bupati Majene, Lukman berharap agar hal tersebut segera dapat direalisasikan secepatnya oleh pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU PR) RI melalui Dirjen Cipta Karya.

Terlebih lagi diketahui acara zoom meeting itu di pimpinan langsung Dirjen Cipta Karya Kementerian PU PR yang turut diikuti Bupati Majene didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU PR) Kabupaten Majene, Inindria bersama Kepala Dinas Permukiman Kawasan Perumahan dan Pertanahan (PKPP) Kabupaten Majene, Lies Herawati serta lainnya.

Sedangkan sebelumnya akibat gempabumi di Majene, 15 dusun bakal direlokasi dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) sebanyak 688 KK. Itu tersebar dari beberapa desa di dua kecamatan yakni, Kecamatan Malunda dan Kecamatan Ulumanda.

Seperti diantaranya sepuluh dusun minta direlokasi adalah di Desa Kabiraan masing – masing Dusun Kabiraan dihuni 74 kepala kekuarga ( KK), Dusun Babasondong dihuni 48 KK, Dusun Tammerimbi dihuni 45 KK, Dusun Tammerimbi Barat dihuni 44 KK, dan Dusun Tammerimbi Utara dihuni 37 KK.

Sedangkan untuk di Desa Tandeallo yakni Dusun Lombe dihuni 38 KK, Dusun Paku dihuni 33 KK, Dusun Bette- Betteng dihuni 32 KK dan Dusun Pangngadaang dihuni 37 KK. Sementara di Desa Popenga yaitu Dusun Pullao yang dihuni 33 KK.

Sedangkan, untuk di Kecamatan Malunda juga ada tiga desa dan lima dusun minta direlokasi. Masing-masing rinciannya adalah Desa Bambangan yaitu Dusun Bambangan dihuni 60 KK dan Dusun Batususun dihuni 85 KK. Untuk Desa Mekkatta yaitu Dusun Aholeang dihuni 57 KK, Dusun Rui dihuni 35 KK serta Desa Salutahongang yaitu di Dusun Salurindu sebanyak 30 KK. (edy/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *