11 Pejabat dan Tokoh Publik Divaksin Covid-19 Dosis Kedua di Sidrap

  • Whatsapp

PAREPOS.CO.ID, SIDRAP — Sebanyak 11 Pejabat dan tokoh publik di Kabupaten Sidrap menjalani vaksinasi Covid-19 dosis kedua, di Puskesmas Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Selasa 16 Februari.

Mereka yang menerima vaksin yaitu Wakil Bupati Sidrap, H Mahmud Yusuf, Dandim 1420 Sidrap, Letkol Dodi Nur Hidayat, Kapolres Sidrap, AKBP Leonardo Panji Wahyudi, Sekda Sidrap, Sudirman Bungi, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Sidrap, Santonius Tambunan, Hakim Pengadilan Agama Sidrap, Heru Fachrurizal, Kasi Pidsus Kejari Sidrap, Hardiman Wijaya Putra.

Selain itu ada Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sidrap, H Bachtiar, Ketua Karang Taruna, Muhammad Yusuf DM, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sidrap, Padli Odding, Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Sidrap, drg Sahriah Usman.

Sebagaimana saat pencanangan, vaksinasi dosis kedua ini melalui sejumlah tahapan. Pertama, alur registrasi dan verifikasi data peserta vaksinasi, disusul skrining kesehatan meliputi pengecekan suhu tubuh, tekanan darah dan wawancara singkat.

Kemudian, penyuntikan vaksin Covid-19 yang diikuti observasi selama beberapa menit guna menunggu gejala ataupun reaksi dari tubuh.

Sekda Sidrap, Sudirman Bungi mengatakab, usai pelaksanaan vaksinasi dosis kedua tersebut diberikan kepada pejabat publik, perwakilan organisasi, keagamaan, dan pemuda serta tenaga kesehatan akan dilanjutkan vaksinasi tahap kedua bagi pelayan publik.

“Setelah vaksinasi dosis kedua bagi pejabat publik dan tenaga kesehatan selesai selanjutnya pemberian vaksin tahap kedua yang akan menyasar pelayan publik seperti TNI-Polri, ASN non ASN Pemkab Sidrap,” kata Sudirman.

Sudirman mengimbau, masyarakat tak ragu divaksin karena vaksin yang digunakan aman dan halal.

“Saya mengimbau masyarakat agar yakin bahwa vaksin ini aman dan halal. Ini sudah dibuktikan kepada pejabat publik dan tenaga kesehatan yang telah menjalani vaksin,” imbaunya.

Selain itu, Ketua Tim Gugus Covid-19 ini mengingatkan masyarakat agar selalu menerapkan disiplin protokol kesehatan.

“Sambil menunggu vaksinasi bagi masyarakat, kita imbau tetap patuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak serta hindari kerumunan, dan mencuci tangan. Ini sebagai upaya kita untuk memutus mata rantai covid-19. Mari kita sama sama proteksi diri, semoga pendemi ini dapat segera berakhir,” pungkasnya. Sebelumnya, pada Selasa 2 Februari lalu pejabat dan tokoh publik menerima vaksin pertama yang sekaligus menandai pencanangan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sidrap. (ami/B)

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *