100 Hari Kerja, Chaidir Syam – Suhartina Bohari Fokus Kesehatan Masyarakat

  • Whatsapp

PAREPOS.CO.ID, MAROS – Pascapenetapan sebagai Kepala Daerah Terpilih 2021 – 2026, Bupati dan Wakil Bupati Maros, Chaidir Syam – Suhartina Bohari akan fokus pada kesehatan masyarakat pada program 100 hari kerjanya.

Hal itu diungkapkan langsung Bupati terpilih Maros, Chaidir Syam, yang menungkapkan program 100 hari pasca dirinya dilantik nanti. Menurutnya program 100 hari itu tidak berbeda dengan visi misi dan program yang disusunnya.

Bacaan Lainnya

“Program 100 hari kami tengah godok, tapi tidak jauh berbeda dengan program kami. Yang pertama dan yang paling prioritas adalah masyarakat harus sehat dulu,” tegasnya, Sabtu 23 Januari 2021.

Paslon dengan jargon Hati Kita Keren itu memiliki 11 program utama, diantaranya menyiapkan kemudahan akses 20 ribu peluang kerja dan bisnis baru dengan bantuan modal usaha berbasis dusun dan RW baik perorangan dan kelompok.

“Penanggulangan banjir juga menjadi fokus kami dengan pola jangka panjang. Tentunya bagaimana memanfaatkan ruang dan menjaga kualitas lingkungan hidup dengan baik, termasuk revitalisasi sungai dari hulu kehilir,” ujar Chaidir Syam.

Senada dengan itu Wakil Bupati Maros terpilih, Suhartina Bohari berujar dimana penanggulangan dan percepatan vaksinasi Covid-19 pun tak terlepas dari program 100 hari kerjanya bersama Chadiir Syam. Termasuk kondisi siswa dan pelajar yang melakukan pembelajaran daring juga akan menjadi sorotannya.

“Komunikasi kami dengan Bupati Hatta Rahman sudah berjalan dan intens dilakukan. Pembangunan SDM dan SDA akan menjadi perhatian. Covid-19 harus kita selesaikan bersama. Sehingga pencipataan lapangan kerja, pemulihan ekonomi dapat kita lakukan. Semaksimal mungkin penanganan Covid-19 akan kita massifkan,” papar Wakil Bupati perempuan pertama Kabupaten Maros itu.

Oleh karena itu, lanjut Tina sapaan akrab Suhartina Bohari, program vaksinasi yang telah dicanangkan pemerintah pusat harus berjalan efektif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

“Jangan ragu dengan Vaksin Covid-19. Presiden hingga gunernur telah mencontohkan bahwa vaksin Sinovac aman dan halal. Ini sebagai upaya kita untuk menahan penularan Covid-19,” tutup tina.(tip/B)

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *