Wujudkan Kota Industri Tanpa Cerobong Asap, Wali Kota Parepare Diganjar Fajar Award

  • Whatsapp
Wujudkan Kota Industri Tanpa Cerobong Asap, Wali Kota Parepare Diganjar Fajar Award

PAREPOS.CO.ID, MAKASSAR– Wali Kota Parepare, DR HM Taufan Pawe SH MH banjir penghargaan di penghujung 2020. Setelah beberapa hari lalu menyapu tiga penghargaan di ajang KPID Award, kini Wali Kota dua periode itu meraih penghargaan bergengsi lainnya yakni Fajar Award.

Anugerah Fajar Award diberikan kepada Kepala Daerah yang dinilai berprestasi di Sulawesi Selatan. Salah satunya, Taufan Pawe atas upayanya dalam mewujudkan Parepare Sebagai Kota Industri Tanpa Cerobong Asap. Ini merupakan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare periode 2018-2023.

Bacaan Lainnya

Penghargaan diserahkan langsung Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah di Hotel Gammara, Makassar, Rabu, 23 Desember 2020. Prestasi ini pun sekaligus menggenapkan torehan penghargaan ke-182 yabg diukir Wali Kota Parepare dua periode tersebut.

“Alhamdulillah hari ini kita mendapatkan penghargaan Fajar Award, yang menjadi bukti pengakuan atas kerja-kerja kita untuk membangun dan memajukan Parepare sebagai Kota BJ Habibie, dan mensejahterakan masyarakatnya,”ujar Taufan Pawe yang juga Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel.

Sebelumnya dalam waktu berdekatan, Parepare juga mendapatkan penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2020 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kategori Kota Sangat Terinovatif di Indonesia.

Tercatat hanya dua daerah diwilayah Ajatappareng yang mendapatkan penghargaan Fajar Award, Kota Parepare dan Kabupaten Sidrap. Sidrap dinilai konsisten menjaga daerahnya sebagai daerah lumbung pangan.

Sementara ajang Fajar Award ini merupakan anugerah dari media koran terbesar di Indonesia Timur yakni Harian Fajar. Berikut Anugerah Fajar Award
Kepala Daerah se-Sulsel

1. BUPATI BANTAENG;
DR. H. ILHAM SYAH AZIKIN, M.Si.
(Pertumbuhan Ekonomi Dua Digit dan Peningkatan Produksi Pertanian di Masa Pandemi Covid-19)

2. WALI KOTA PAREPARE;
DR. HM. Taufan Pawe, SH.HM
(Mewujudkan Kota Industri Tanpa Cerobong Asap)

3. BUPATI WAJO;
Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si.
(Pembangunan 1.000 Km Jalan Kondisi Mantap)

4. BUPATI BONE;
Dr. H. Andi Fahsar M Fadjalangi
(Daerah Peduli Ibu dan Anak)

5. BUPATI MAROS;
Ir. H. M. Hatta Rahman, MM
(Pengembangan Pariwisata Berbasis Teknologi )

6. BUPATI SOPPENG;
HA KASWADI RAZAK, SE
(Inovasi dalam Penanganan Covid-19)

7. BUPATI SIDRAP;
Ir. H. Dollah Mando
(Konsisten Menjaga Sidrap sebagai Daerah Lumbung Pangan)

8. BUPATI TAKALAR;
SYAMSARI KITTA, S.Pt. MM
(Pengembangan Hasil Laut dan Kawasan Industri)

9. BUPATI LUWU TIMUR;
Ir. HM Thoriq Husler
(Menjaga Kelestarian Lingkungan Danau Towuti dan Matano)

10. BUPATI LUWU UTARA;
Hj Indah Putri Indriani SIP. MSi
(Membuka Akses Daerah Terisolasi)

11. BUPATI GOWA
Adnan Purichta Ichsan, SH.MH
(Konsisten Memajukan Sektor Pendidikan)

Fajar Award
Kemitraan Strategis

1. Dirut Perseroda Sulsel
(Drs HM. Taufik Fachrudin, MM)
KEMITRAAN STRATEGIS

2. Dirut Perumda Air Minum Kota Makassar
(DR.HAMZAH AHMAD,SE MSA,AK,CA)
KEMITRAAN STRATEGIS

3. Plt Dirut Bank Sulselbar
(Amri Mauraga, SE.MM)
KEMITRAAN STRATEGIS. (anj/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *