SMSI Sulsel Buka Pendaftaran Anggota Perusahaan Media Siber, Ini Syaratnya

  • Whatsapp
SMSI Sulsel Buka Pendaftaran Anggota Perusahaan Media Siber, Ini Syaratnya

PAREPOS.CO.ID, MAKASSAR – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Selatan (Sulsel) membuka pendaftaran anggota bagi perusahaan media siber yang memiliki badan hukum untuk bergabung. Pendaftaran dibuka selama 10 hari, tanggal 5 hingga 15 Januari 2021. Formulir pendaftaran bisa didapatkan di sekretariat SMSI Sulsel,
Ruko Permata Taman Sari, Jalan Pengayoman No.21, Bua Kana, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar atau menghubungi nomor 082195088611.

Hal ini disampaikan, Ketua Bidang organisasi, Keanggotaan dan Daerah (OKD) SMSI Sulsel, Aco Mappanganro, Senin, 28 Desember 2020. Kata dia, SMSI adalah organisasi perusahaan media siber, salah satu konstituen Dewan Pers. Menurutnya, saat ini 10 konstituen Dewan Pers, 4 organisasi profesi dan enam organisasi perusahaan media. Empat organisasi profesi
tersebut yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI),
Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) dan Pewarta Foto Indonesia (PFI).

Sedang 6 organisasi perusahaan tersebut yakni Serikat Penerbit Pers (SPS), Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI), Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). “Sesuai amanat AD/ART dan Peraturan Organisasi SMSI, setiap daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota wajib memiliki perwakilan. Hal inilah yang mendasari penerimaan anggota SMSI saat ini,” ujarnya.

Kata dia, setiap perusahaan media siber yang ingin bergabung di SMSI Sulsel wajib mengisi formulir pendaftaran. Selain itu, setiap
calon anggota SMSI Sulsel wajib mematuhi AD/ART dan Peraturan Organisasi, termasuk memenuhi semua syarat yang telah ditetapkan. “Saat ini, kami juga membetuk pengurus SMSI di tingkat kabupaten dan kota di Sulsel. Sudah ada dua daerah yakni Kota Parepare dan
Kabupaten Soppeng telah resmi terbentuk. Selanjutnya Kabupaten Pinrang dan Kota Palopo serta daerah lain,” paparnya.

Sebelumnya, Ketua SMSI Sulsel, Rasyid Alfaizi mengatakan, saat ini ada 25 perusahaan media siber berbadan hukum telah bergabung di SMSI Sulsel. Sebahagian telah terverifkasi administrsi dan faktual. “Masih ada beberapa perusahaan media siber yang bergabung di SMSI Sulel sedang melakukan proses verifikasi administrasi dan faktual di
Dewan Pers,” ujarnya.

“SMSI adalah wadah perusahaan media siber untuk berhimpun. Sehingga, setiap anggota harus memiliki standar kompetensi sebagai media yang terdaftar di Dewan Pers,” ujarnya. Kata Aci, sapaan akrabnya, dengan berbagai kebijakan dan tuntutan zaman saat ini, mau tidak mau media online atau siber berkewajiban
mengikuti verifikasi Dewan Pers. “Semakin banyak anggota SMSI Sulsel yang terverifikasi Dewan Pers, tentunya akan lebih baik,” ujarnya.

Menurut Aci, dalam proses verifikasi tersebut, berbagai macam ketentuan dan aturan harus dipatuhi setiap perusahaan media online. Baik persyaratan kewartawanan, manajemen perusahaan, keorganisasian ataupun pemberitaan, akan memiliki standar kualitas sesuai yang diatur Dewan Pers.”Sehingga, produk berita atau karya jurnalistik yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik,” tegasnya. (*)

Syarat Menjadi Anggota SMSI Sulsel

1. Satu PT untuk satu media

2. Copy Akta Pendirian PT Badan Hukum

3. Copy Pengesahan Peraturan perusahaan dari Disnaker

4. Copy Surat Izin perusahaan

5. Copy SK Pengesahan Menkunham

6. Foto Copy BPJS Tenaga Kerja

7. Screnshot box redaksi

8. Screnshot Pedoman Media Siber

9. Foto Copy KTP Penanggung Jawab

10. Foto Copy NPWP Penanggung Jawab

11. Foto Copy NPWP Perusahaan

12. Copy Kartu UKW untuk Penanggung Jawab atau Pimred

13. Mengisi Formulir pendaftaran
14. Screnshot Verifikasi administrasi dan faktual dewan pers

15. Berkasnya dikumpul dalam bentuk hard copy dan soft copy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *