Mendes PDTT Akui Polman tak Maksimal Pasarkan Produk Lokal

  • Whatsapp
Mendes PDTT Akui Polman tak Maksimal Pasarkan Produk Lokal

PAREPOS.CO.ID,POLMAN– Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar sedikit menyoroti kekurangan inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Polman. Inovasi itu dalam memasarkan produk lokal. Dimana produk lokal Polman cukup banyak terproduksi dan terjual namun belum maksimal.

“Satu kekurangan Pemkab Polman dalam memasarkan Produk lokalnya yakni tidak mengaploud di Medsos penawaran penjualan melalui Platform digital,sedangkan ini sangat Penting.apalagi dimusim Pandemic ini yang dibutuhkan adalah bagaimana mempercepat proses transformasi informasi tentang berbagai potensi Desa, dan ini sangat penting,”katanya, Minggu 13 Desember 2020.

Bacaan Lainnya

Ia berharap Bupati Polman untuk segera mempercepat pendampingan digitalisasi Ekonomi Masyarakat. Sehingga nanti Kementrian Desa akan berusaha mencarikan opteker penjualan dari tempat lain bisa dalam negeri maupun luar negeri. Contohnya tadi ada alat bantuan dari Newzeland, itu akan di lacak siapa yang bantu dulu itu,kalau sudah diketahui maka kita akan minta bantuan untuk pasarkan di Newzeland. “Kalau bisa jangan Cuma alatnya dibantu tapi gimana juga bisa dipasarkan disana,”harap Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar.

Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar mengaku, pemasaran produk lokal sebenarnya sudah mulai bagus karna beberapa Produk Lokal gaungnya sudah menasional, namun perlu ditingkatkan sehingga nanti Kemendes PDTT akan membantu untuk proses penjulanya bahkan akan tembus dipasar internasional.

Kemendes rencananya akan membantu digitalisasi proses penjualan Kopi Kurrak sebab Kemendes ini tertarik pada produk lokal Kopi kurrak. Dan kedepan Kopi Kurrak Asal Desa Kurrak Kecamatan Tapango tembus kepasar internasional dan tembus kebeberapa negara lainnya.(win/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *