Manfaatkan Lahan Hibah, Rutan Majene Panen Jagung

  • Whatsapp
Manfaatkan Lahan Hibah, Rutan Majene Panen Jagung
PAREPOS.CO.ID, MAJENE — Lahan yang dihibahkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene untuk pembangunan Kantor Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Majene, di Lingkungan Mangge Kelurahan Totoli Kecamatan Banggae  kini membuahkan hasil. “Lahan yang dihibahkan Pemkab Majene ini, sementara kita fungsikan sebagai lahan pertanian dan peternakan untuk program pembinaan dan kemandirian warga binaan,” terang  Kepala Rutan Kelas IIB Majene, Rasbil pada kegiatan Panen Perdana dan Pengukuhan Pengurus Kelompok Tani Antrabez Rutan Majene, beberapa hari lalu.
Ia mengucapkan, terima kasih kepada Pemkab Majene yang telah menghibahkan lahan untuk pembangunan Kantor Rutan Kelas IIB Majene. “Kami sangat mengharapkan dukungan dari Pemkab Majene beserta leading sektor lainnya sehingga kami dapat memanfaatkan untuk sementara lahan ini,” ucapnya. Kata dia, meski ditengah Pandemi Covid-19, tidak menyurutkan warga binaan memanfaatkan lahan untuk menanam bibit jagung bekerja sama pihak Distanakbun Majene.  “Saat ini kita sudah merasakan hasilnya, dengan panen perdana jagung ini,” akunya.
Melalui kegiatan penanaman bibit jagung sambung Rasbil, selain merasakan hasilnya juga menjadi ajang Silaturahmi antar sesama warga binaan dengan anggota petugas Rutan Kelas IIB Majene. Sebab,  kegiatan pertanian ini, juga menjadi wadah bagi warga binaan bagaimana mengolah lahan tidur menjadi lahan produktif.
Ia menerangkan, lahan yang dihibahkan Pemkab Majene, akan digunakan sebagai area gedung asimilisasi, sambil menunggu proses administrasi dan legilitas lahan, sehingga untuk sementara waktu digunakan sebagai lahan pertanian produktif, yang ditanami jagung dan sayur sayuran serta mengembangbiakkan bibit ternak kambing. “Kami mengharapkan kepada Pemkab Majene agar memperhatikan akses jalan dan penerangan jalan menuju lokasi seluas 3,5 hektar ini,” harapnya.
Sedangkan Plt Bupati Majene, H  Lukman mengaku, merasakan sesuatu yang beda. “Biasa kita dengar istilah layu sebelum berkembang, namun disini justru berkembang sebelum kita memulai. Kenapa saya katakan, karena lahan ini dipersiapkan untuk pembangunan gedung Rutan Majene, tetapi pihak Rutan Majene telah melakukan akselerasi dan inovasi mengembangkan lahan ini,” paparnya. Diungkapkan, kegiatan pertanian dan Peternakan yang dilakukan Rutan Majene bersama warga binaannya akan menjadi motivasi tersendiri bagi warga setempat, dimana Rutan Majene telah mampu membuat lahan tidur menjadi lahan yang produktif dan bisa menghasilkan. (edy/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *