Konferensi PWI Parepare Barru Terancam Ditunda

  • Whatsapp
Konferensi PWI Parepare Barru Terancam Ditunda

PAREPOS.CO.ID,PAREPARE– Menyikapi perkembangan pelaksanaan konferensi VII untuk pemilihan Ketua PWI Parepare Barru untuk masa bakti 2021-2024, yang rencananya akan dilaksanakan, Kamis 7 Januari 2021. Dan untuk menghindari adanya putusan yang rawan gugatan para anggota lebih baik jika konferensi ditunda pelaksanaanya.

Hal itu ditegaskan, Ketua Steering Committee Konferensi VII PWI Parepare Barru, A R Arsyad SH, Jumat 25 Desember, siang ini. A R Arsyad yang akrab disapa Bung Acha menjelaskan, pelaksanaan konferensi harus sesuai dengan peraturan dasar PWI. Salah satunya, tercantum pada Bab IV pasal 19 tentang kongres dan konferensi. Serta Bab V pasal 25 tentang pengurus.

Bacaan Lainnya

Sebagai organisasi kewartawanan tertua dan pertama di Indonesia. PWI harus menjadi pionir dan contoh bagi organisasi-organisasi kewartawanan lain dalam hal kompetensi dan profesionalisme kewartawanan. “PWI hadir untuk turut membangun dan mencerdaskan masyarakat secara umum, khususnya masyarakat di Kota Parepare dan Kabupaten Barru, dengan karya jurnalistik,” ungkapnya.

Olehnya itu, pada pelaksanaannya harus mengikuti aturan dasar. Termasuk dalam pemilihan Ketua PWI Pare Barru. “Banyak aturan yang harus dipenuhi menyikapi kondisi saat ini,” jelasnya.

Bung Acha mengakui sudah berkoordinasi dengan Ketua PWI Pusat Atal S Depari dengan kondisi PWI Parepare Barru. ” Pak Ketua menyarankan agar pelaksanaan mengikuti aturan dasar PWI. Bagi anggota PWI yang memiliki kartu biru atau KTA PWI seumur hidup bisa maju di konferensi tapi harus memiliki sertifikat UKW,”jelasnya.

Bukan hanya itu, kata Bung Acha, ia pun telah berkoordinasi dengan beberapa orang tim pengarah, termasuk Plt Ketua PWI Parepare-Barru saat ini. Serta mempelajari komposisi keanggotaan PWI Pare Barru. Dimana, memang belum ada anggota memenuhi syarat untuk dapat dipilih.” Saya selaku Koordinator pengarah konferensi, mengharapkan konferensi ini ditunda,”tegasnya.

Terpisah, Ketua Bidang Organisasi PWI Provinsi Sulsel, Drs H Mappiar HS menilai apa yang dikhawatirkan dari Ketua Steering Committee merupakan hal wajar dan perlu disikapi. “Saya menyerahkan keputusan pada organizing committee. Kalau dianggap belum ada memenuhi syarat, maka tidak apa-apa untuk ditunda,”jelasnya. Namun, kalau tetap mau melaksanakan kegiatan, bisa dalam bentuk rapat kerja saja sambil bahas apa yang akan dilaksanakan PWI Parepare Barru.
(*/ade)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *