Jabat Plt Ketua di Barru, Andi Ina: Hadirkan Golkar Baru

  • Whatsapp

PAREPOS.CO.ID, MAKASSAR – Ketua DPD I Golkar Sulsel, DR HM Taufan Pawe SH MH telah menunjuk lima pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD II Golkar. Diantaranya, Andi Ina Kartika Sari sebagai Plt Ketua DPD II Golkar Barru, Rahman Pina sebagai Plt Ketua DPD II Golkar Maros, Iskandar Zulkarnain Latif sebagai Plt Ketua DPD II Sinjai, Meyrza Plt Ketua DPD II Bantaeng dan Ambas Syam sebagai Plt Ketua DPD II Golkar Gowa.

Terkait penunjukan itu, Andi Ina Kartika Sari mengapresiasi kepercayaan yang diberikan Ketua Golkar Sulsel kepada dirinya. Bendahara Golkar Sulsel ini berjanji menjalankan tanggung jawabnya sebagai Plt Ketua Golkar Barru sesuai dengan harapan. “Kedepan ini kita akan menghadirkan Golkar Baru. Inilah yang akan kemudian bagaimana saya selaku Plt bisa melaksanakan pelaksanaan musda untuk kemudian terpilihnya ketua Golkar Barru yang bisa majukan partai khusunya menjadikan Golkar semakin dekat dengan masyarakat sesuai keinginan pak ketua,” kata Andi Ina kepada awak media, Kamis 17 November 2020.

Bacaan Lainnya

Ketua DPRD Sulsel ini menambahkan, penyelenggaraan musda DPD II Golkar Barru ditargetkan pada Februari 2021 mendatang. Saat ditanya kesiapannya turut maju bertarung, Andi Ina mengatakan hal itu bisa saja terjadi. “Terkait hal itu ada juknis yang mengatur. Saya rasa hal itu terbuka tentunya. Namun kita tetap meminta pentunjuk Pak Ketua pastinya,” jelasnya.

Senada disampaikan, Plt Ketua DPD II Golkar Bantaeng, Meyrza Farid Arman mengaku bangga atas amanah dan kepercayaan yang ia dapatkan. Bagaimana tidak, semenjak dirinya mendapatkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Golkar pada Maret 2020, dirinya telah dipercaya mendapat posisi startegis yakni Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat Golkar Sulsel dan Plt Golkar Bantaeng. “Ini awal dari kepemimpinan Taufan Pawe untuk mewujudkan Golkar baru. Saya akan menjaga amanah itu khususnya dalam mencari pemimpin Golkar yang bisa diterima dan dekat dengan masyarakat Bantaeng,” kata Meyrza.

Meyrza menegaskan, gerakan politiknya di Golkar tidak berkaitan dengan mertuanya yang tak lain Gubenur Sulsel Nurdin Abdullah. Pengurus ormas Partai Golkar Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Sulsel ini terjun ke politik atas keinginan pribadi. “Karir politik saya di Golkar atas panggilan jiwa dalam mengabdikan diri ke masyarakat. Golkar di Sulsel pernah berjaya. Dengan hadirnya Golkar Baru di bawah naungan Pak Taufan Pawe, Insyallah kita kembalikan kejayaan itu,” pungkasnya.(rls/ade)

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *