Sulawesi Barat

Waspada! DBD Mengintai di Musim Penghujan

nyamuk aides aegypti

PAREPOS.CO.ID,POLMAN — Memasuki musim penghujan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Polman mengimbau warga masyarakat untuk waspada dan tetap memperhatikan kebersiahan lingkungan disekitarnya. Imbaun tersebut untuk mengantisipasi kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aides aegypti.

Seksi Pengelola DBD Dinkes Polman, Syaiful mengatakan, antisipasi atas nyamuk aides aegypti biasanya di musim penghujan, bulan September hingga Desember. Terlebih pengalaman sebelumnya tahun lalu, ada peningkatan kasus DBD. Dia pun berharap agar pengelola DBD ditiap puskesmas untuk meningkatkan kewaspadaan dan memberikan bubuk abate atau narpasidase pada tempat-tempat yang menjadi perindukan nyamuk tersebut.

Selain itu, agar rutin melakukan sosialisasi ke warga untuk memperhatikan kebersihan lingkunganya yang ada disekitar rumah dan diluar rumah. “Sebenarnya yang biasa menjadi tempat perindukan nyamuk DBD itu adanya di dalam rumah, namun diluar rumah juga perlu di waspadai dan yang terpenting disini adalah peran penting masyarakat untuk memperhatikan kebersihan sekitarnya,”ujar Syaiful, kemarin.

Syaiful menyebutkan ditahun 2019 angka kasus DBD cukup tinggi mencapai 228 orang yang dimulai di bulan Januari 2019 sampai November 2020. Dimana 4 kasus diantaranya menyebabkan jatuhnya korban jiwa. “Peningkatannya itu terjadi di bulan Januari hingga Maret 2019. Dan data menyebrang di tahun 2020, dimana jumlah kasus kematian akibat DBD satu orang,”jelasnya.(win/C)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TRENDING

To Top