Syamsuddin Ahmad Sentil ‘Gagalnya’ Program Revolusi Hijau

  • Whatsapp
Syamsuddin Ahmad Sentil 'Gagalnya' Program Revolusi Hijau

PAREPOS. CO. ID, MAJENE – Salah seorang tokoh masyarakat yang menjadi Juru Kampanye (Jurkam) pasangan calon nomor urut dua, Andi Achmad Sukri Tammalele – Arismunandar Kalma (AST-ARIS), Drs H Syamsuddin Ahmad, ikut menyentil “gagalnya” program Revolusi Hijau yang dicanangkan pemerintah daerah selama empat tahun terakhir.

“Program Revolusi Hijau kurang jelas capaiannya. Padahal kegiatan revolusi hijau menghabiskan anggaran yang besar. Maka dari itu, perlu ada perubahan dalam mengawal masa depan Majene” kata Jurkam AST-Aris. Syamsuddin Ahmad saat mengikuti rangkaian kampanye dialogis Paslon AST-Aris di Lingkungan Pa’leo, Kecamatan Banggae Sabtu, 7 November

Bacaan Lainnya

Menurut mantan Kadis Perhubungan Majene itu, program Revolusi Hijau ini salah sasaran karena yang terlihat hijau hanya gedung-gedung sekolah, kantor pemerintahan dan termasuk pagar rumah-rumah warga.

Seharusnya kata dia, program revolusi hijau ini bisa dianggap berhasil apabila tingkat produksi dan produktivitas hasil pertanian mengalami peningkatan dari capaian tahun sebelumnya.

Karena itu kata Syamsuddin, masyarakat harus menyambut gembira pesta demokrasi pemilihan kepala daerah atau Pilkada Majene 9 Desember tahun ini.

“Hanya ada dua pasangan calon yang akan kita pilih. Saya sarankan agar kita tidak jatuh ke lubang yang sama. Caranya, pilih pasangan calon nomor urut dua AST-Aris, untuk mewujudkan cita-cita kita yakni menghadirkan perubahan untuk kemajuan daerah,” kata Syamsuddin yang juga pernah sebagai Kadis Pertambangan dan Energi Kabupaten Majene ini.

Figur Arismunandar Kalma lanjutnya, merupakan calon tepat yang layak kita dukung. Apalagi, karakteristik jiwa kepemimpinan tentu lebih dimiliki pasangan calon nomor urut dua AST-Aris, dibandingkan pasangan calon yang lainnya. (edy/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *