Dua Paslon Deklarasi Pilkada Damai 2020

  • Whatsapp
Dua Paslon Deklarasi Pilkada Damai 2020

PAREPOS.CO.ID,MAJENE– Rapat kerja daerah pilkada tahun 2020 bersama dengan pihak pemprov Sulbar betrlangsung di ruang pola kantor bupati Majene, Kamis 5 Noovember. Nampak hadir dua paslon pilkada nomor urut satu dan nomor dua pada pilkada pada acara deklarasi damai tersebut. Selain itu turut pula hadir bersama stakehoder terkait dan dilakukan menandatangani fakta integritas terkait pelaksanaan Pilkada damai itu.

Dalam Rapat Kerja Daerah Pilkada Serentak Tahun 2020 bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Sebelumnya KPU Majene, Bawaslu Majene bersama para kontentan Pilkada membacakan pakta integritas untuk tetap menjaga pilkada damai serta kepatuhan atas protokol kesehatan covid yang berkualitas dan bermartabat.

Bacaan Lainnya

Acara ini hadir mewakili Gubernur Sulbar, Kepala Biro Tata Pemerintahan, Pjs. Bupati Majene, HM Natsir, Ketua DPRD Majene, Kapolres Majene, Mewakili Dandim, Mewakili Kajari Majene, Pj. Sekda Majene, Kadis Kesbangpol Sulbar, Tim Desk Pilkada Provinsi Sulbar, Ketua Bawaslu Provinsi Sulbar, Ketua KPU Majene, Bawaslu Majene, Tim Desk Pilkada Majene serta Paslon nomor urut 1 dan 2.

Tim Desk Pilkada Serentak Majene / Kepala Kesbangpol Majene, H Rustam Rauf mengatakan Pemerintah daerah telah membentuk desk Pilkada Majene dan melaksanakan berbagai kegiatan. Seperti kunjungan ke diskominfo, PLN Majene untuk meminta jaminan terkait kondisi kelistrikan saat Pilkada berlangsung. Selain itu, juga telah berkunjung ke Disdukcapil terkait dengan data kependudukan, serta melaksanakan Rakorda Pilkada Serentak di LPMP Sulbar Oktober lalu.

Sementara itu, Pjs Bupati Majene, H.M Natsir menyebutkan secara teknis Pemerintah daerah bersama stakeholder terkait Insya Allah sudah siap melaksanakan Pilkada serentak 9 Desember 2020. Alasannya juga didukung regulasi melalui perbup terkait Pilkada Serentak sesuai dengan penanganan Covid 19 dan menegakan Displin Protokol Kesehatan.

Ia melanjutkan, untuk dukungan anggaran, Pemda Majene juga talah mengalokasikan Rp 33 , 2 Miliar lebih untuk pelaksanaan Pilkada. Baik itu untuk keamanan, penyelenggara teknis KPU dan Bawaslu Majene. Natsir juga malaporkan telah melaksanakan kegiatan apel ikrar netralitas ASN pada 23 oktober, yang diikuti seluruh OPD, Camat, Lurah, dan para Kades yang juga disaksikan Bawaslu dan KPU. Natsir mengatakan ASN tidak main main dan tidak ikut-ikutan dalam persoalan politik. Untuk itu ia berharap kepada Bawaslu Majene untuk betul- betul melakukan pengawasan kepada ASN. ” Jika ada yang berani melanggar, saya ingin segera mendapat laporan,“sebutnya. (edy/B)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *