Disdukcapil Klaim Tersisa 984 Warga Belum Perekaman e-KTP

  • Whatsapp

PAREPOS. CO. ID, MAJENE– Menjelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati ( Pilkada) serentak lanjutan 2020 yang menyisahkan 15 hari lagi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene terus mengitensifkan perekaman KTP Elektronik (e-KTP). Hal itu dilakukan lantaran masih tersisa sekitar 984 warga belum melakukan perekaman e-KTP di Disdukcapil Majene.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Majene, Muh Asri Albar menyebutkan progres perekaman hingga saat ini sudah mencapi 99,4 %. Hasil tersebut menjadikan Majene terbaik di Provinsi Sulawesi Barat. Bahkan kata dia, dari 514 Kabupaten/ Kota di Indonesia Kabupaten Majene berada di posisi 33.

Bacaan Lainnya

Muh Asri menyampaikan itu dalam rapat koordinasi dan sosialisasi kebijakan penyelenggaraan adminstrasi kependudukan yang dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Bupati Majene, Senin 23 November 2020. Rapat tersebut turut didadiri Pjs Bupati Majene, Ketua KPU Majene, Bawaslu Majene, para Camat, Lurah dan Kepala Desa.

Asri Albar juga mengatakan, agenda rapat koordinasi tersebut untuk finalisasi hasil perekaman keliling KTP elektonik, termasuk beberapa jenis layanan kependudukan lainnya. Untuk itu, dalam rapat ini akan dikaji bersama para camat lurah dan kades terkait kemungkinan masih ada warga yang enggan melakukan perekaman keliling diwilayahnya.

” Kita juga mau memastikan kondisi penduduk, sehingga nanti kami bersama sama pemeritah kecamatan melakukan validasi jika masih signifikan dan kami masih akan kembali ke lapangan tahap selanjutnya” ucapnya.

Sedangkan Pjs Bupati Majene, HM Natsir yang membuka kegiatan tersebut meminta para OPD, Camat, Lurah dan Kades fokus pada perekaman e-KTP, khususnya warga mana lagi yang belum melakukan perekaman, terutama pada pemilih pemula.

“Jadi tolong ini disisir pada kecamatan mana keluarahan mana desa yang warganya belum melakukan perekaman supaya dilakukan percepatan”, pungkasnya.

Terlebih lagi sambung Natsir Pilakda serentak kali ini tidak ada lagi menggunakan surat keterangan (Suket). Karenanya, ia meminta agar seluruh pihak bekerja bersama-sama untuk 15 hari kedepan, agar Pilkada Majene tetap jadi yang terbaik, tidak ada konflik maupun protes. Tetapi pilkada dapat berjalan lancar, aman dan tertib. (edy/B)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *