Debat Putaran Kedua, KPU-Paslon Gelar Rundown

  • Whatsapp
Debat Putaran Kedua, KPU-Paslon Gelar Rundown

PAREPOS. CO. ID, MAJENE – Setelah usai debat publik putaran pertama digelar, kini KPU Majene akan kembali menggelar debat publik putaran kedua paslon bupati dan wakil bupati Kabupaten Majene tahun 2020, pada Sabtu 28 Nopember 2020.

Serangkain dengan itu, pihak KPU kembali mengundang paslon dan tim kampanye, di aula KPU Majene, Senin 23 November 2020. Tujuannya, untuk rundown jelang debat publik tersebut yang akan berlangsung di gedung lembaga penjamin mutu pendidikan (LPMP) Provinsi Sulbar di Rangas Majene.

Komisioner KPU Majene Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM, Zulkarnain Hasanuddin yang juga memimpin rapat itu menjelaskan, rundown atau penjelasan singkat ini dilaksanakan bertujuan untuk lebih memantapkan persiapan debat bagi paslon. Sehingga, nantinya disaat debat berlangsung tidak ada lagi kendala dan dapat berjalan mulus, aman dan lancar.

Zul sapaan akrab Zulkarnain melanjutkan melihat debat putaran pertama yang lalu ada beberapa yang perlu diperbaiki atau dibenahi dan lebih dimantapkan. Seperti bunyi timer terlalu keras serta hal teknis lainnya. Sedangkan tatatertib debat bagi paslon tetap berlaku sama seperti di putaran pertama.

“Untuk tema debat kali ini adalah menyelesaikam persoalan daerah, menyelesaikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten, provinsi dan nasional, memperkokoh NKRI dan kebangsaan serta kebijakan penanganan, pencegahan dan pengendalian covid 19,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Muhajir sebagai input dan output (I. O) debat menuturkan, debat publik putaran pertama dan putaran kedua sedikit ada perbedaan. Salah satunya lanjut dia menyebutkan seperti profil paslon dan profil daerah sudah ditiadakan. Begitu juga pemaparan visi dan misi juga tidak ada. Sehingga bagi paslon langsung saja pada penajaman visi, misi serta program dan janji kampanye.

“Tentunya sangat diharapkan debat putaran kedua ini hasilnya bisa lebih padat dan paslon betul-betul dapat kampanye dengan baik dan berkualitas, “sebutnya.

Sedangkan harapan sekaligus masukan dari perwakilan paslon dua AST-Aris, Muhammad Alwi yang juga sekretaris tim koalisi kerja AST-Aris menyarankan pada debat putaran kedua nanti, setidaknya paslon bisa lebih nyaman menyampaikan ide dan program kerja kedepan.

Artinya, lanjut Ketua DPD PSI Kabupaten Majene itu menambahkan tujuannya agar gidak ada gangguan saat berlangsung debat. Contohnya, alat pelindung diri (APD) terkait covid yang melekat pada diri paslon, misalnya masker dan pelindung wajah (Faleshield) setidaknya bisa penyesuaian disaat paslon mulai bicara. Demikian halnya dengan mikrofon kalau perlu bisa diganti sama dengan yang dipakai moderator, mic telinga (Michedset). Hal senada juga disampaikan L. O paslon dua AST-Aris Muhammad Sahid Majid. Ia mengatakan kiranya APD terlkait covid bisa ada penyesuaian disaat berlangsung debat supaya paslon bisa lebih nyaman dan aman menyampaikan gagasan dan program kerja.

Pantauan parepos co id, pada rapat tersebut kedua paslon yaitu paslon Palu tidak hadir hanya diwaki L. O, Hasrapuddin dan Ketua PKS Majene, Hamdan Harun. Begitu juga paslon dua AST-Aris juga diwakili L. O, Muhammad Sahid Majid dan Ketua DPD PSI Kabupaten Majene, Muhammad Alwi yang juga sekretaris tim koalisi kerja AST-Aris.

Hadir pula komisioner KPU Majene, Muhammad Subhan serta staf KPU dan undangan lainnya. Debat publik putaran kedua moderator juga berganti yakni, Liviana Cherlisa dan akan disiarkan langsung dan tunda Alfath TV Majene dan Mandar TV Majene. (edy/B)