Ikuti Puncak HUT ke-56 Partai Golkar, Taufan Pawe: Sinergitas Harus Terwujud

  • Whatsapp
Ikuti Puncak HUT ke-56 Partai Golkar, Taufan Pawe: Sinergitas Harus Terwujud

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE– Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Dr HM Taufan Pawe SH MH mengikuti puncak HUT ke-56 Partai Golkar secara virtual. Puncak HUT ke-56 Golkar diikuti seluruh kader dan pengurus partai berlambang beringin, dari Sabang sampai Merauke melalui aplikasi zoom se-Indonesia.

Taufan Pawe didampingi kader Partai Golkar Sulsel, diantaranya Marzuki Wadeng, Rahman Pina, Lakama Wiyaka, Andi Hatta Marakarma yang juga Ketua Fraksi Golkar Sulsel, Herman Heizer, senior Partai Golkar Sulsel, H Pangerang Rahim serta pengurus DPD II Golkar Parepare dan Fraksi Golkar Parepare di Hotel Grand Kartika Parepare, Sabtu malam, 24 Oktober 2020.

Bacaan Lainnya

Puncak Dirgahayu Partai Golkar ke-56 mengusung tema ‘Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit, Pilkada Menang’ dipusatkan di Jakarta yang dihadiri Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

Sebelumnya momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar ke-56 menjadi ajang bagi Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, HM Taufan Pawe kembali membakar semangat militansi para kader. Perayaan sebelumnya juga telah dilaksanakan dengan menerapkan pola protokol kesehatan secara ketat di Hotel Claro, Kota Makassar, Rabu, 21 Oktober 2020, lalu.

Pada kesempatan itu, Taufan Pawe menyerukan komitmen bagi para kader untuk menjalankan kewajiban dan menerima haknya. Antara hak dan kewajiban itu, kata Taufan, dicanangkannya dalam konsep faktual dengan menjadikan kader Golkar sebagai subjek.

Disebutkan, kewajiban yang dimaksud adalah menjadi kader militan, bekerja total dalam membesarkan Partai Golkar. Setelah kewajiban tersebut terpenuhi, maka kewajiban bagi Golkar memberikan kemudahan memuluskan keinginan kader melenggang dalam event politik, seperti pilkada dengan hadiah politik tanpa mahar.

“Saya ingin tempatkan kader Golkar sebagai subjek. Subjek itu punya kepastian hukum. Para kader dan fungsionaris punya hak dan kewajiban . Kalau kita sudah punya jiwa militansi, sudah bekerja total membesarkan Golkar, maka kita pasti menuntut hak kita. Begitu tiba masa menuntut haknya, saya tentu harus memberikan hak misalnya yang ingin jadi calon Bupati atau Walikota harus kita penuhi tanpa syarat,” jelas Taufan Pawe.

Tema nasional HUT Golkar ke-56 “Bersama Golkar Kesehatan Pulih Ekonomi Bangkit Pilkada Menang” dimaknai Taufan Pawe sebagai momentum dalam menjadikan Sulsel sebagai pionir.

“Malam ini kita dalam pertautan hati yang kuat dalam mebesarkan Golkar. Saya berkeyakinan DPD I Golkar Sulsel tidak akan tertinggal dengan daerah lain,” optimis Walikota Parepare dua periode ini.

Momentum HUT Golkar ini, Taufan Pawe juga mengajak semua kader bersatu dan tidak terpancing atas riak-riak yang terjadi yang dapat memecah belah partai berlambang beringin itu.

“Jangan kita galau atas riak-riak yang terjadi. Musda sudah selesai. Golkar adalah organisasi yang besar, teruji dan memiliki sistem. Jangan sampai kita sendiri yang mencabik-cabik partai kita karena partai kita partai terhormat,” pesan Taufan Pawe.

Taufan Pawe juga mengingatkan, sinergitas antara DPD I dan DPD II harus terwujud. Bukan hanya pola ‘top down’ saja, namun juga ‘botton up’. “Sinergitas DPD I dan DPD II tidak boleh ada jarak. Top down atau botton up. Dari atas ke bawah dan tidak tertutup kemungkinan dari bawah ke atas,” pungkas Taufan Pawe. (*/ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *