Sulsel

Dorong Inklusi Keuangan Pemerintah dan Pelaku Usaha

PAREPOS.CO.ID, MAKASSAR – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua bersama industri jasa keuangan proaktif mendukung pelaksanaan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Yang diinisiasi pemerintah. Dalam meminimalisir dampak pandemik Covid-19. Caranya, melalui berbagai kebijakan, program dan kegiatan.

Sebab terdapat pertumbuhan positif, pelemahan aktivitas ekonomi masih terjadi akibat pembatasan sosial yang menekan kinerja sektor jasa keuangan. Makanya, bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sulsel dan Forum KomunikasiIndustri Jasa Keuangan (FKIJK) Sulselbar, OJK melaksanakan bulan inklusi keuangan pada Oktober 2020.

Temanya, satukan aksi keuangan inklusif untuk Indonesia maju (Aksessku). Dilaksanakan dengan berbagai rangkaian kegiatan, sejak 1 Oktober sampai 31 Oktober 2020. Pesertanya, seluruh Lembaga Jasa Keuangan (LJK) di Sulsel, baik perbankan, pasar modal, maupun industri keuangan non bank (IKNB), UMKM binaan LJK, UMKM binaan pemerintah kabupaten/kota, dan masyarakat umum.

Kepala Kantor OJK Regional 6 Sulampua, Mohamad Nurdin Subandi mengatakan, ada beberapa tujuan diadakannya kegiatan bulan inklusi. Di antaranya memberikan apresiasi kepada pemerintah, lembaga jasa keuangan, dan pelaku usaha dalam mendorong inklusi keuangan. “Bulan inklusi ini merupakan tanda bahwa di tengah pandemi Covid-19 beberapa industri keuangan di Sulsel mengalami pertumbuhan yang positif. UMKM juga bertumbuh pesat, ditunjukkan dengan realisasi kredit yang meningkat 1,14% yoy menjadi Rp. 40,57 triliun,” ungkapnya. (*/ade)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TRENDING

To Top