Progres ‘Rest Area’ di Sidrap, Kadis PUPR Sulsel : Sudah Capai 41 Persen

  • Whatsapp
Progres 'Rest Area' di Sidrap, Kadis PUPR Sulsel : Sudah Capai 41 Persen

PAREPOS.CO.ID, SIDRAP — Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulsel, Rudy Djamaluddin memantau progres pembangunan rest area di Kelurahan Lawawoi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, Rabu 2 September.

Rudy yang saat ini menjabat Pj Walikota Makkasar tersebut datang didampingi Kabid Cipta Karya PUPR Sulsel, Haeruddin.

Bacaan Lainnya

Kedatangannya disambut sejumlah OPD Sidrap terkait. Tampak Kepala Bappelitbangda Andi Muhammad Arsjad, Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, Pertanahan dan Perumahan Rakyat Abdul Rasyid, Kadis Peternakan dan Perikanan Samuel Kaba, dan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Nasruddin Waris.

Rudy menjelaskan, rest area tersebut merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Rest area tersebut, kata dia, menyediakan fasilitas istirahat bagi pengguna jalan. Selain itu, juga sekaligus menjadi ajang promosi potensi atau produk unggulan pertanian dan UMKM sekitar.

“Kita mendekatkan para petani dan pelaku UMKM pada pasar, kepada konsumen,” kata Rudy.

Dia mengungkapkan, progres pembangunan rest area saat ini mencapai 41 persen. Sehingga, ia menargetkan dua fasilitas utama yakni food court dan michi-no-eki dan musala sudah bisa digunakan masyarakat akhir tahun.

“Kita targetkan Desember selesai untuk tahap satu, kemudian nanti di tahun 2021 kita lanjut tahap dua untuk beberapa fasilitas-fasilitas lainnya. Anggaran tahun ini Rp10,8 miliar, semoga bisa semua terserap dengan baik dan bisa betul-betul dimanfaatkan masyarakat,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Sidrap, Andi Muhammad Arsjad menjelaskan, pemkab Sidrap menyambut baik pembangunan rest area tersebut.

“Keberadaan rest area tidak hanya menjadi tempat persinggahan, ke depan akan diintegrasikan dengan pengembangan pariwisata Sidrap. Juga mempromosikan produk-produk unggulan daerah, sehingga menjadi ikon pariwisata yang tentunya berkontribusi bagi pendapatan daerah,” kata Arsjad.(ami/B)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *