Menang Perdata, Status Gedung PWI Inkra

  • Whatsapp
Menang Perdata, Status Gedung PWI Inkra

SUNGGUH amat luar biasa perjuangan dan pengorbanan H Zulkifli Gani Ottoh SH kepada organisasi PWI Sulawesi Selatan. Betapa tidak, gedung PWI di Jl AP Pettarani pemberian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan itu telah inkrah alias berkekuatan hukum tetap bagi PWI.
Inilah sebetulnya hikmah yang dipetik sebagai hasil positif dari perseteruan pribadi atau kelompok tertentu sebagai akibat dari kekecewaan atas kekalahan alias tersingkir atau apalah istilahnya dalam rivalitas sebuah organisasi.

Oleh : IBRAHIM MANISI                                                                                                                                                                                                                (Komisaris Aktif Harian PAREPOS)

Bacaan Lainnya

Perlu diketahui oleh para wartawan anggota PWI Sulsel bahwa, Zulkifli Gani Ottoh menggugat perdata Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo lantaran mengeluarkan Surat Keputusan yang mengubah status kepemilikan gedung PWI Sulsel menjadi HAK PAKAI tanpa membtalkan SK yang telah dikeluarkan oleh Gubernur Sulsel H Zaenal Basri Palaguna bersama DPRD Provinsi Sulsel tahun 1997.

Inilah Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulsel, kata Faisal Silenang sembari membacakan, Nomor 371/III/1997 tentang Penyerahan Pemanfaatan dan Penggunaan Tanah dan Bangunan Milik Pemprov Sulsel kepada PWI tertanggal 31 Maret 1997. Menurut Pengacara Zugito tersebut, penyewaan fasilitas gedung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang telah dilakukan selama ini dianggap sah dan tak ada yang dilanggar. SK tersebut memberikan hak pemanfaatan, termasuk dikomersilkan untuk kepentingan organisasi PWI dan tidak untuk dipindah tangankan.

Jadi keberadaan SK yang dikeluarkan Gubernur SYL saat itu, beber Zugito, menyalahi protap. Seharusnya kalau ada perubahan, katanya lagi, diputuskan bersama di DPRD. “Lahi pula SK Gubernur Zainal Basri Palaguna pada tahun 1997, tidak dibatalkan”, terang Zugito. Ada dugaan SK Gubernur Sulsel SYL saat itu terkesan dipaksakan khusus untuk menjerat Zulkifli Gani Ottoh yang saat ini telah menjadi tokoh nasional setelah berhasil menduduki Ketua Bidang Organisasi di PWI Pusat.

Buktinya, SK tersebutlah yang digunakan orang melaporkan Zugito dengan tuduhan tindak pidana korupsi penyewaan gedung PWI. Padahal dananya murni semuanya untuk kegiatan organisasi PWI. Atas kemenangan Zugito pada sidang Perdata di PN Makassar, oleh Gubernur Sulsel yang baru tidak melakukan upaya banding selaku tergugat. Sehingga PWI tetap memiliki Hak Pengelolaan dan pemanfaatan gedung PWI untuk kepentingan sebesar-besarnya bagi organisasi. “Namun tidak dapat dipindah tangankan”, terang Zugito.

Dari dua kasus besar yang dialami sendiri oleh Zugito, dinilai oleh kalangan Pengurus PWI Provinsi dan para Pengurus PWI Kabupaten/Kota se Sulawesi Selatan sebagai sebuah prestasi besar dan tak ternilai untuk pengembangan PWI, khususnya di Sulawesi Selatan. Oleh karena itu, Pengurus PWI Provinsi dan PWI Kabupaten/Kota sepakat mengusulkan kepada H. Aral S. Depari, Ketua PWI Pusat agar berkenan memberikan Penghargaan kepada H. Zulkifli Gani Ottoh, SH, yang saat ini menjabat Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *