Lantik Pj Sekda Majene, Gubernur Sulbar: Harus Menjadi Teladan ASN

  • Whatsapp
Lantik Pj Sekda Majene, Gubernur Sulbar: Harus Menjadi Teladan ASN

PAREPOS.CO.ID, MAJENE– Jabatan Sekretaris Daerah (Setda) harus bisa menjadi teladan dalam memujudkan pemerintahan dengan memegang prinsip secara profesional, akuntabel, transparan, mampu memberikan pelayanan prima, efisien dan efektif. Serta sesuai dengan norma dan kaidah hukum yang berlaku. “Sekda merupakan jenjang jabatan tertinggi ASN di daerah, maka mereka harus bisa menjadi teladan bagi seluruh ASN di daerah itu dengan bekerja sebagai pelayan yang profesional transparan dan akuntabel,”ujar Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar saat melantik Masriadi Nadi Atjo sebagai penjabat (Pj) Sekda Majene, di ruang pola Kantor Bupati Majene, beberapa waktu lalu.

Pengangkatan Pj Sekda Majene diatur dalam ketentuan Pasal 10 Ayat 2 Huruf B Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2018 tentang Pejabat Sekretaris Daerah. “Apabila dalam jangka waktu 3 bulan terjadi kekosongan Sekda terlampaui, dan belum ditetapkan Sekda definitif, maka Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat di daerah dalam waktu paling lama 5 hari kerja menunjukkan pejabat Sekda Kabupaten/Kota yang memenuhi persyaratan,”ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Selain itu, juga berdasarkan Pasal 4 huruf A Peraturan Mendagri Nomor 91 tahun 2019 tentang penunjukan pejabat Sekretaris Daerah kabupaten/Kota yang ditunjuk gubernur harus memenuhi persyaratan menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama eselon IIB Pemerintah Daerah Provinsi. “Juga menyebut Pasal 8 Peraturan Mendagri Nomor 91 Tahun 2019 yang menjelaskan, apabila bupati tidak melantik pejabat Sekda 3 hari sejak surat keputusan gubernur diterima, maka gubernur melantik pejabat Sekretaris Daerah, atas dasar ini dilakukan pelantikan pejabat Sekda Majene,” terangnya.

Ali Baal Masdar menyinggung terkait penyelenggaraan Pilkada 2020 yang akan diselenggarakan pada tanggal 9 Desember, maka Pj Sekda harus memberi dukungan untuk kelancaran seluruh tahapan Pilkada termasuk memastikan netralitas ASN. “Segera laksanakan pengisian Sekda melalui seleksi terbuka sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Yang sangat penting terus berupaya menggerakkan potensi masyarakat untuk mencegah penularan Covid-19 dalam setiap aktivitas termasuk pada pelaksanaan Pilkada,” urainya.(edy/B)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *