Canangkan Gerakan Trisula, Ini Penjelasan Gubernur dan Kapolda Sulsel

  • Whatsapp
Canangkan Gerakan Trisula, Ini Penjelasan Gubernur dan Kapolda Sulsel

PAREPOS.CO.ID,MAKASSAR– Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mencanangkan gerakan trisula, dan pembagian masker secara serentak, kampanye jaga jarak serta hindari kerumunan dalam rangka operasi yustisi penggunaan masker, Kamis 9 September, di Lapangan Karebosi Makassar. Gerakan Trisula merupakan upaya nyata dalam menghadapi pandemi Covid 19 di Sulsel, dengan sinergitas antara pemerintah, TNI dan Polri. Gerakan Trisula adalah akronim dari ‘ Tracking, Testing, Educating ‘, dengan sistem gerakan pelacakan massif atau massive tracking, pengujian secara agresif atau aggressive testing dan edukasi pelaksanaan protokol kesehatan.

Di Sulsel sendiri, nantinya akan fokus pada agenda massive tracking dan testing intensive dalam upaya pengendalian virus korona atau COVID-19.Hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Sulsel, Pangdam XIV HSN, Kapolda dan Wakapolda Sulsel, FKPD Sulsel dan PJU Polda Sulsel. Dalam kegiatan tersebut, dilaksanakan penyerahan secara simbolis perlengkapan dan alat kepada para tim relawan Covid-19 yang diserahkan oleh Gubernur Sulsel, Kapolda dan Pangdam XIV HSN serta Penjabat (Pj) Walikota Makassar.

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan tersebut, dilaksanakan inspeksi bantuan dari IOM kepada Pemprov Sulsel dan kendaraan test swab mobile, serta pendalaman kepada suspec riwayat kontak. Gubernur Sulsel dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pangdam XIV Hasanuddin dan Kapolda Sulsel beserta jajaran, yang telah menjadi garda terdepan penanganan Covid-19.

Gubernur pun bertekad meningkatkan kemampuan menghadapi Covid-19 dengan pendirian 10 unit laboratorium dan pengadaan 2 unit mobile PCR.“ Saya apresiasi dan ucapkan penghargaan sebesarnya kepada Kapolda Sulsel dan Pangdam, saya berharap tidak ada lagi PSBB di Sulsel. Mudah-mudahan solidaritas TNI-Polri dan pemerintahan dapat terus berjalan,”harap Gubernur.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam mengatakan, kegiatan pembagian masker ini merupakan langkah awal dari dimulainya pelaksanaan operasi yustisi penegakan hukum penggunaan masker dan pilkada yang aman dan damai dengan landasan peraturan daerah (Perda) di daerah masing-masing. “Saat ini angka pasien terkonfirmasi setiap hari naik. Di negara Amerika dan Eropa serta beberapa negara lainnya sudah membuat travel warning bagi warganya yang ingin bepergian ke Indonesia. Mari kita bersama sama kampanyekan protokol kesehatan,”ungkap Kapolda.

Perkembangan kasus Covid-19 di tengan pelaksanaan Pilkada serentak di wilayah hukum, kata Kapolda, masih cukup tinggi. Untuk itu, Polda Sulsel bersama jajaran Instansi terkait melakukan langkah-langkah antisipasi untuk menekan angka kasus Covid-19, salah satunya lewat operasi yustisi. “Untuk itu mari kita mendukung upaya pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Salah satunya dengan penertiban penggunaan masker maupun penerapan protokol kesehatan lainnya, apalagi saat pelaksanaan pilkada,”imbuhnya.(*/ade)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *