Bantah Pelarangan Wartawan Liput Baksos Kapolda di Sengkang, Ini Kata Kabid Humas Polda Sulsel

  • Whatsapp
Bantah Pelarangan Wartawan Liput Baksos Kapolda di Sengkang, Ini Kata Kabid Humas Polda Sulsel

PAREPOS.CO.ID,WAJO– Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo melakukan klarifikasi terkait dugaan pelarangan liputan yang dialami salah satu reporter televisi nasional saat acara bakti sosial (Baksos) Kapolda di Wajo, Minggu 27 September, kemarin.

Ibrahim mengatakan, pada saat itu tidak ada pelarangan Karena kegiatan saat itu kita memang butuh publikasi. Jajaran Polda Sulsel sangat menyadari pentingnya sinergitas dengan media untuk mempublikasikan berbagai program yang telah berjalan dan dilaksanakan selama ini.

Bacaan Lainnya

Oleh karena itu, pihaknya menyampaikan, tidak ada larangan kepada awak media saat liputan di rumah salah satu bocah penderita kanker di Sengkang. “Ini bukan pelarangan, namun karena rumah yang didatangi tersebut kecil dan sempit serta rawan rubuh, sehingga membahayakan bagi banyak orang, maka anggota yang ada saat itu mengatur jumlah orang untuk berada diatas rumah tersebut. Jadi bukan hanya wartawan yang di minta untuk turun, tetapi juga beberapa orang lainnya,” jelas Kabid Humas

Kabid Humas Polda Sulsel juga meminta agar hal ini sebaik nya tidak perlu di besar-besarkan. “Kegiatan ini merupakan kegiatan kemanusiaan. Kita berharap semua pihak bisa bijaksana melihat situasinya agar tIdak dilihat dari sisi negatifnya,” jelas Ibrahim.

Diberitakan sebelumnya dalam rangka memperingati hari kesatuan gerak Bhayangkari (HKGB) ke 68, Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel Ny. Shanty Merdisyam melaksanakan kegiatan bakti sosial (Baksos) dengan mengunjungi penderita kanker di Wajo.

Kunjungan Baksos dalam rangka HKGB ke-68 ke Wajo juga turut diikuti Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Merdisyam didampingi Kabid Humas Polda Sulsel.

Di Wajo Kapolda Sulsel bersama Ibu Ketua Bhayangkari Sulsel melakukan silaturahmi dan menyerahkan bantuan berupa sembako dan santunan, salah satu yang dikunjungi yaitu Nurhidayah Kartini, bocah berusia 7 tahun penderita kanker darah (leukimia).

Keinginan bocah tersebut berseragam Polwan, akhirnya terwujud. Ketua PD. Bhayangkari Sulsel Ny Shanty bersama Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam mendatangi kediamannya dan membawakan seragam Polwan di Jalan Andi Parenrengi Kota Sengkang, Kabupaten Wajo. (*/ade)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *