Asas Netralitas, Sekda Soppeng: Wajib Dimiliki ASN di Pilkada

  • Whatsapp
Asas Netralitas, Sekda Soppeng: Wajib Dimiliki ASN di Pilkada

SOPPENG– Pemerintah Kabupaten Soppeng yang bertanggung jawab dalam pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Soppeng, gencar melakukan sosialisasi dalam menegakan asas netralitas pada Pilkada Soppeng 2020.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Soppeng, Drs H Andi Tenri Sessu MSi pada Podcast Bincang Santai yang mengusung tema, Netralitas ASN di Pilkada Soppeng, Rabu lalu.

Bacaan Lainnya

Pada Podcast Bincang Santai yang diinisiasi Ikatan Jurnalis Soppeng (IJS). Selain menghadirkan Sekda Soppeng selaku narasumber, juga menghadirkan Ketua Bawaslu Soppeng, Winardi S.Sos

Dipandu oleh Radinal sebagai Host, Podcast yang berlangsung lebih 1 jam tersebut, membahas peran Pemerintah Daerah bersama Bawaslu dalam menegakkan asas netralitas dalam tubuh ASN Soppeng.

Pertanyaan seputar aturan apa yang mengikat ASN untuk harus netral pada Pilkada maupun Pemilu. Menjadi pintu masuk pembahasan. Dengan konsep santai Radinal berhasil berdialog dan mengulik sejumlah jawaban dari dua narasumber.

“ASN telah diikat oleh aturan yang secara nyata mengharuskan mereka netral pada Pemilukada. Misalnya peraturan pemerintah nomor 10, Undang Undang nomor 5, peraturan pemerintah nomor 42 yang berkaitan dengan pembinaan jiwa korps dan kode etik pegawai negeri sipil, dan Permendagri nomor 53 yang berkaitan dengan disiplin,” kata Andi Tenri Sessu.

Selain membahasan aturan yang mengikat ASN, Radinal juga menanyakan tentang langkah langkah yang diambil oleh Bawaslu dalam melakukan pencegahan pelanggaran yang dilakukan oleh ASN khususnya, pelanggaran yang terjadi di media sosial.

“Untuk pencegahannya, kami melakukan himbauan dengan massif. Himbauan tersebut dilakukan langsung pada setiap SKPD di Soppeng. Pak Sekda juga pernah kami undang pada tahapan pertama kemarin,” kata Ketua Bawaslu Soppeng Winardi.

Tak hanya sampai itu, masih banyak isu menarik dan mencerdaskan dibahas dalam podcast tersebut. Untuk lebih lengkapnya silahkan dinonton tayangan livenya.

“Bagi yang tidak sempat menonton livenya, bisa menonton ulang tayangan video di Fan Page Facebook Bincang Santai,” tambah Ketua IJS, Ilham. (wis/B)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *