Hukum dan Kriminal

Tiga Tersangka OTT DAK Disdikbud Ditahan 20 Hari, Jaksa: Segera Disidangkan

Kasi Tipidsus Kejari Sidrap, Hardiman

PAREPOS.CO.ID, SIDRAP — Tersangka Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan tindak pidana korupsi pemotongan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019 di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sidrap telah resmi ditahan. Ketiga tersangka yang ditahan diantaranya Kepala Dinas Pendidikan Sidrap, Syahrul Syam, Kasubag Keuangan Ahmad, dan seorang tenaga honorer Neldayanti.

Para tersangka ditahan ditempat terpisah, Syahrul dan Ahmad ditahan di Lapas Kelas I Makassar. Sementara, Neldayanti dititip di Rutan Polda Sulsel. “Iya benar mas. Mereka telah ditahan untuk jangka waktu 20 hari sejak Kamis, 6 Agustus, lalu. Penahanannya baru berakhir pada Selasa 25 Agustus,”ujar Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidrap, Hardiman, Senin 10 Agustus.

Hardiman mengungkapkan, berkas ketiga tersangka segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Makassar. Untuk pelimpahannya, kata Hardiman, akan dilakukan pekan ini. “Rencananya minggu ini dilimpahkan, agar bisa segera disidangkan,” ungkapnya. Sekadar mengingatkan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidrap beserta dua orang anggotanya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemotongan DAK Fisik 2019 senilai Rp200 miliar. Ketiganya disangkakan Pasal 12 huruf (e) Undang-Undang Tipikor Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman minimal 5 tahun penjara.

Dikunjungi Pejabat Disdikbud Sidrap

Sebelumnya tersiar kabar dan video sejumlah pejabat Disdikbud beserta Putra Bupati Sidrap mengunjungi Syahrul Syam saat ditahan di Mapolda Sulsel. Mereka diantaranya, Sekretaris Diknas Sidrap Dr Basara, Alihu Kabid Dikdas Diknas, Ruslan Kasi Sarana dan Prasarana Diknas Sidrap, Arman staf honorer yang tangani administrasi proyek DAK, serta dua orang konsultan DAK Diknas Sidrap. Kuat dugaan kedatangan mereka untuk menanda tangani dokumen proyel DAK dari dalam rumah tahanan Mapolda Sulsel.

Video tersebut direkam oleh keluarga Syahrul Syam, Ahmad yang juga hendak menjenguk. Dikutip dari laman smartcitymakassar.com, Ahmad yang ditanya wartawan kenapa Syahrul Syam berani menanda tangani dokumen-dokumen DAK itu dari dalam tahanan, mengungkapkan karena sesuai cerita Syahrul Syam ke Ahmad, Bupati Sidrap H Dollah Mando lewat putranya Doni menjanjikan hukuman ringan ke Syahrul.(ami/C)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TRENDING

To Top