Politik

Mencuat Kriteria Calon Ketua di Musda Golkar Sulsel, Apa Saja?

Pelaksanaan Musda X Golkar Sulsel yang dilaksanakan di The Sultan Hotel, Jakarta.

PAREPOS.CO.ID,JAKARTA– Dua kriteria bagi calon Ketua DPD I Golkar Sulsel untuk periode 2020-2025 mencuat di arena pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) X Golkar yang berlangsung di The Sultan Hotel, Jakarta. Hal itu setelah harapan dari Ketua Umum DPP Golkar, Airlangga Hartarto agar pelaksanaan musda yang menyedot perhatian masyarakat, berakhir dengan musyawarah mufakat dan melahirkan satu nama.

Selain,  harus mengikuti sepuluh syarat yang perlu dipenuhi para calon ketua berdasarkan ADRT pasal 18 ayat 1 dan 5 serta Juklak-02/DPP/Golkar/II/2020 pasal 38 ayat 1 Huruf A poin (c). Dua kriteria yang kian mencuat pasca pembukaan Musda X Golkar Sulsel, Kamis 6 Agustus, malam tadi. Dimana para pemilik suara berharap agar Ketua DPD I Golkar terpilih haruslah yang berpengalaman dan memiliki jam terbang tinggi di partai. Dan tidak atau sedang terlibat dalam proses hukum.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Roem Kono yang membuka secara resmi pelaksanaan Musda Golkar X Sulsel menyampaikan pesan dari Ketua Umum DPP Golkar, Airlangga Hartarto agar konsolidasi organisasi  dalam pelaksanaan musda tidak berakhir dengan keributan atau menimbulkan konflik. Ketua Umum DPP berharap agar siapapun yang menjadi suksesor Nurdin Halid selanjutnya, dihasilkan melalui hasil musyawarah mufakat. ” Musda ini diharapkan ketua umum agar menonjolkan musyawarah mufakat. Munas saja kemarin terpilih  musyawarah mufakat, masa ditingkat DPD I dan DPD II mau voting,”ujar Roem Kono dalam acara pembukaan Musda Golkar Sulsel, Kamis 6 Agustus, malam tadi.

Harapan tersebut, kata Roem Kono, tak lepas dari keinginan dari Ketua Umum agar roda organisasi berjalan maksimal di Sulsel, terlebih menyambut agenda politik yakni Pilkada serentak 2020. Seperti diketahui terdapat empat calon ketua yang akan mulai di verifikasi, siang ini. Dimana dari hasil verifikasi itu selanjutnya akan di musyawarahkan untuk menghasilkan satu nama. Mereka diantaranya, Bupati Pangkep H Syamsuddin A Hamid, Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe dan dua Anggota DPR RI yakni Supriansa dan Hamka B Kady.(*/ade)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TRENDING

To Top