Gubernur Sulsel dan PT IKI Hadirkan Kapal Fiber Bagi Nelayan Pulau

  • Whatsapp
Gubernur Sulsel dan PT IKI Hadirkan Kapal Fiber Bagi Nelayan Pulau

PAREPOS.CO.ID,,MAKASSAR– Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menerima kunjungan Direktur Utama PT Industri Kapal Indonesia (IKI) Persero, Diana Rosa, di Kantor Gubernur Sulsel, kemarin. Dalam pertemuan itu, Nurdin Abdullah mengungkapkan Pemerintah Provinsi Sulsel akan terus memberikan perhatian kepada masyarakat khususnya bagi nelayan yang bermukim diwilayah kepulauan. ”Jadi pada pertemuan ini sepakat mendukung kesejahteraan masyarakat Sulsel di wilayah kepulauan, khususnya para nelayan, dengan menyiapkan 20 unit kapal fiber untuk nelayan di pulau-pulau yang ada di Sulsel”,ungkap Nurdin.

Gubernur menyebutkan, Provinsi Sulsel memiliki 330 pulau yang memiliki potensi yang sangat luar biasa. Salah satu contohnya di wilayah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). “Saya meminta kepada PT IKI untuk menyiapkan kapal fiber, itu untuk nelayan di pulau-pulau. Mengingat, di Sulsel ada 330 pulau yang memiliki potensi sangat luar biasa.yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”, sebutnya.

Bacaan Lainnya

Mantan Bupati Bantaeng berharap dengan hadirnya kapal feri ini, nantinya kehidupan masyarakat para nelayan semakin baik. “Dengan pembuatan kapal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulsel di kepulauan”, pungkasnya.

Sementara, Direktur, Utama PT IKI, Diana Rosa, mengak senantiasa siap mendukung program Gubernur Sulsel termasuk membuat 20 kapal fiber untuk nelayan-nelayan di pulau. “PT IKI senantiasa terus mendukung program-program Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, khususnya pada kesejahteraan nelayan dengan membuat 20 kapal fiber, mengingat sulsel mempunyai banyak pulau yang perlu terus didukung”, katanya.

Diana menyebutkan tugas khusus ini akan mulai dilaksanakan tahun 2021 mendatang. “Tugas khusus dari Gubernur Sulsel untuk membuat 20 unit kapal fiber akan mulai dilakukan pada tahun 2021 untuk nelayan-nelayan di pulau. Dan secara umum untuk kesejahteraan rakyat di Sulsel,”, sebutnya.

Diana lebih jauh mengatakan kapal fiber sangat baik digunakan nelayan dikepulauan karena ringan, cepat serta pembuatannya tidak lama. “Pemprov dan PT IKI sepakat untuk membangun kapal dari fiber karena banyak pertimbangan.Termasuk kecepatan, ringan dan tingkat kesulitan pembuatan lebih cepat. Sehingga dari pulau ke Makassar itu mungkin diharapkan sehari dia pulang dan ikan-ikan yang ditangkap itu tetap segar. Dan cost-nya juga akan lebih murah,”, jelasnya.

Ia menambahkan pada petemuan itu, gubernur juga membahas proyek satu sistem terintegrasi untuk para nelayan di 330 pulau di Sulsel.”Proyek satu sistem terintegrasi Gubernur Sulsel ini adalah nelayan hanya fokus untuk mencari ikan, nanti masalah pelelangan, masalah proses ekspornya seperti apa? Itu fokus pemprov yang akan membuatkan sistemnya,”, tutupnya.(*/ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *