Bumil Positif Korona, Bayi Lahir Melalui Operasi Caesar Asal Masamba Sehat

  • Whatsapp
Bumil Positif Korona, Bayi Lahir Melalui Operasi Caesar Asal Masamba Sehat

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE- Ibu hamil (Bumil) melalui operasi caesar yang terkonfirmasi Covid-19 asal rujukan Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara tujuan Kota Makassar, Selasa 4 Agustus, melahirkan dengan selamat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Parepare. Wakil Direktur Pelayanan RSUD A Makkasau, Ibrahim Kasim membenarkan adanya pasien rujukan Covid-19 yang merupakan Bumil dari Masamba yang masuk pada Jumat 31 Juli 2020. Rencananya, Bumil yang terkonfirmasi Covid-19 tersebut akan dirujuk ke RS di Kota Makassar untuk segera dilakukan operasi.

Namun, kata Ibrahim, melihat kondisi Bumil yang tidak memungkin melakukan perjalanan ke Makassar, sehingga langsung dibawa ke RSUD Andi Makkasau Parepare. “Di tengah jalan dilakukan pemeriksaan oleh bidan, tidak memungkinkan melanjutkan perjalanan ke Kota Makassar. Bidannya berinisiatif membawa ke RSUD Andi Makkasau,” kata Ibrahim Kasim. Setelah menerima pasien tersebut, RSUD Andi Makkasau yang juga sebagai rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Sulsel melakukan tindakan cepat.

Bacaan Lainnya

Melakukan operasi sectio caesaria atau operasi caesar, di ruang operasi khusus pasien Covid-19. “Karena sudah ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan Covid-19, sehingga sudah mempersiapkan sarana dan prasarananya. Yakni ruang operasi khusus untuk pasien Covid-19. Alhamdulillah setelah dilakukan operasi, keadaan ibu stabil, dan anak dalam keadaan sehat,” ungkapnya.

Bagi Ibrahim, operasi ini bukan hal yang biasa yang dilakukan tenaga medis RSUD Andi Makkasau. Pasalnya, pasien sebelumnya sudah dikonfirmasi Covid-19, sehingga ada sedikit perasaan was-was dari beberapa tim medis. “Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan lancar, dan bayinya negatif Covid-19 sesuai hasil tes swab,” ujar Ibrahim.

Juru Bicara Tim Gugus Penanganan Covid-19 Parepare, Halwatiah menambahkan, tidak selamanya ibu hamil yang terkonfirmasi Covid-19, juga menulari bayi yang ada dalam kandungannya. Bisa saja kata dia, bayi tidak tertular dikarenakan imunitas bayi kuat. “Tidak selamanya ibunya kena (Covid-19) terus bayi dalam kandungannya juga kena. Hal itu terjadi karena sang bayi imunnya bagus. Syukur, bayi ibu hamil yang positif Covid-19 yang dioperasi di RSUD A Makkasau sehat. Berat badannya sekira empat kilo,” jelasnya. Saat ini, ibu sedang dirawat di kamar isolasi. Sementara bayinya dirawat di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU). (*/ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *