Besok, Subsidi Upah Disalurkan, Arfandi Nur: 6.082 Rekening di Sidrap

  • Whatsapp
Besok, Subsidi Upah Disalurkan, Arfandi Nur: 6.082 Rekening di Sidrap

PAREPOS.CO.ID, SIDRAP — Kepala Cabang BP Jamsostek Sidrap Arfandi Nur meminta kepada peserta calon penerima subsidi upah segera menyetor rekening. Sebab, BP Jamsostek Pusat memberikan arahan jika pendataan kepada peserta ditutup akhir Agustus.

Terlebih, pemerintah berencana menyalurkan subsidi upah kepada calon penerima untuk tahap pertama, Selasa 25 Agustus besok. “Kami minta peserta BP Jamsostek segera menyetor rekening paling lambat pekan ini. Karena pendataan kami harus segera dirampungkan,” pinta Arfandi, Senin 24 Agustus.

Bacaan Lainnya

Untuk itu, kata Arfandi, pihaknya melakukan pelbagai upaya kepada peserta BP Jamsostek Sidrap agar segera menyetor rekening. Hanya saja, peserta BP Jamsostek Sidrap yang ada disejumlah perusahaan masih sulit dihubungi.

“Ada perusahaan yang susah dihubungi. Mungkin karena perusahaan itu tak pernah melapor. Kami sudah lakukan berbagai cara. Mulai kita infokan melalui WA dan mengirim pesan ke semua nomor perusahaan,” kata Fandi.

Kendati demikian, kata Fandi, pihaknya masih menerima rekening bagi peserta yang terlambat melakukan penyetoran. “Untuk yang terlambat, kami belum ada informasi resmi terkait teknis penyaluran upah subsidinya. Tetapi kami tetap memproses. Nanti kementerian yang memvalidasi,” kata dia.

Saat ini, kata dia, data rekening yang masuk di BP Jamsostek Sidrap masih 70 persen. Dia menyebut, data yang terkumpul sebanyak 6.082 rekening. “Rinciannya, Pemkab Sidrap sebanyak 5.186 dan perusahaan hanya 896 rekening,” sebutnya.

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah menyebutkan, bantuan subsidi gaji BPJS Ketenagakerjaan bagi karyawan swasta dengan gaji di bawah Rp 5 juta dalam program Bantuan Subsidi Upah (BSU) akan mulai dicairkan, pada Selasa besok, 25 Agustus 2020. “BSU akan di launcing bapak presiden besok, 25 Agustus,”ungkapnya.

Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 37,7 triliun untuk program bantuan subsidi gaji. Penerima subsidi gaji ini akan menerima bantuan Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan. Pembayarannya dilakukan selama 2 tahap atau Rp 1,2 juta setiap penyaluran. Ida juga mengungkapkan, selain gaji di bawah Rp 5 juta, karyawan swasta yang menerima bantuan 600.000 dari pemerintah harus tercatat sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.(ami/A)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *