Alhamdulilah, Presiden Jokowi Luncurkan BSU untuk Pekerja

  • Whatsapp
Alhamdulilah, Presiden Jokowi Luncurkan BSU untuk Pekerja

PAREPOS.CO.ID,JAKARTA– Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan program Bantuan Sosial Upah (BSU) untuk pekerja atau buruh bagi 15,7 juta orang masing-masing sebesar Rp2,4 juta. “Ini memang diberikan kepada para pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan,”ujar Presiden saat meluncurkan program tersebut di Istana Negara, Kamis 27 Agustus, pagi tadi.

Presiden menyampaikan bahwa program tersebut diberikan kepada para pekerja dan perusahaan yang rajin membayar iuran Jamsostek. Artinya, Presiden menyampaikan bahwa program ini diberikan sebagai sebuah penghargaan/reward kepada para pekerja dan perusahaan yang patuh selalu membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan. “Ini yang kita luncurkan hari ini 2,5 juta dan kita harapkan nanti di bulan September selesai 15,7 juta pekerja, semuanya diberikan,” imbuh Presiden.

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan bahwa Pemerintah telah meluncurkan banyak sekali stimulus ekonomi. “Ada Bantuan Sosial Tunai/Bansos Tunai diberikan pada masyarakat Rp600.000 per bulan. Ada yang namanya BLT Desa, juga sama Rp600.000 per bulan. Ada juga yang namanya subsidi listrik, gratis listrik untuk yang 450 Va, diberikan,” tuturnya.

Selain itu, Presiden menyebutkan ada bantuan Sembako, bagi yang terkena PHK, Kartu Pra Kerja, diberikan, serta baru dua hari yang lalu Banpres Produktif untuk usaha mikro dan usaha kecil, diberikan bantuan Rp2.400.000 langsung, tunai diberikan. “Jumlahnya ini memang sebuah jumlah yang tidak kecil,” jelas Presiden. Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menaker Ida Fauziah.

Seperti diketahui, berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 14 Tahun 2020. Terdapat tujuh kriteria penerima BST diantaranya, warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan.

Peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah di bawah Rp 5 juta sesuai upah yang di laporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan, Pekerja/buruh penerima upah, Memiliki rekening bank yang aktif, Tidak termasuk dalam peserta penerima manfaat program Kartu Prakerja. Dan menjadi peserta yang terdaftar sebagai peserta aktif di BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan bulan Juni 2020.(*/ade)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *