Tiga Puskesmas Terima DAK Afirmasi , Andi Suaib: Jadi Percontohan di Polman

  • Whatsapp
Tiga Puskesmas Terima DAK Afirmasi , Andi Suaib: Jadi Percontohan di Polman

PAREPOS.CO.ID,POLMAN — Guna meningkatkan pelayanan yang maksimal dan berstandar kepada masyarakat. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mendapat bantuan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik Afirmasi berupa tiga gedung Puskesmas Prototipe atau percontohan dan pengadaan alat kesehatan (Alkes).

Tiga Puskesmas tersebut yakni, Puskesmas Matangnga di Kecamatan Matangnga, Puskesmas Matakali di Kecamatan Matakali dan Puskesmas Anreapi di Kecamatan Anreapi. Kepala Dinas Kesehatan Polman, Andi Suaib Nawawi mengatakan, saat ini Kemenkes menganjurkan setiap Puskesmas di wilayah kabupaten harus menjadi percontohan, dimana sarana dan prasarana yang ada harus sesuai standar. “Kita bangun Puskesmas di tiga kecamatan ini harus sudah standar, contohnya Puskesmas Polewali yang sudah dibangun tahun lalu dimana pembangunannya harus seperti itu namanya juga puskesmas percontohan jadi harus memenuhi semua kriteria. Kriteria itu diantarannya tenaga perawatnya, dokternya dan juga luas bangunannya, itu yang di usulkan ke Kemenkes sehingga menyetujui usulkan kita,”ujar Suaib Nawawi, kemarin.

Bacaan Lainnya

Untuk Puskesmas Matakali, sendiri kata Suaib, gedungnya akan dipindahkan ke Desa Barumbung karena gedung saat ini akan dijadikan rawat inap bagi pasien yang menderita gangguan kejiwaan dan penderita penyakit kusta. ” Jadi tidak ada lagi yang teriak- teriak di Rumah Sakit Umum Polewali sebab ruang pelayanan sudah memadai kalau ada pasien gangguan kejiwaan dan penderita kusta akan dirawat di gedung lama Puskesmas Matakali yang berada di Kelurahan Matakali.

Besaran dana pembangunan untuk tiga gedung puskesmas beserta pengadaan alkesnya ini akan menelan anggaran kurang lebih Rp40 miliar yang bersumber dari dana Dak Afirmasi tahun 2020 dan pembangunanya pun boleh menyebrang. ” DAK Afirmasi Fisik Kesehatan tahun 2020 bulan ini baru dilelang, pekerjaanya pun tidak menjadi masalah ketika selesai ditahun depan, sebab ini kan masa pandemi semua pada fokus urusin Covid-19 sehingga biar nyebrang pun tak masalah,”jelas Andi Suaib.(win)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *