Pendidikan

PPDB Jalur Zonasi, Plt Disdik Parepare: Minimal 50 Persen dari Peta Sebaran Siswa

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Parepare, Arifuddin Idris

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE– Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 melalui jalur zonasi untuk tiga jenjang pendidikan, yakni SD, SMP, dan SMA. Jalur zonasi tidak dibuka untuk jenjang pendidikan SMK. Syarat untuk jalur zonasi yang boleh diterima sekolah yakni minimal 50 persen dari peta penyebaran siswa di wilayahnya, sesuai yang tertuang dalam Permendikbud Nomor 40 tahun 2019.
Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Parepare, Arifuddin Idris membenarkan aturan terkait PPDB jalur zonasi tersebut.

Arif mengungkapkan, jalur zonasi sendiri berdasarkan pemetaan siswa yang tamat. “Untuk tingkat SMP, kami sudah duduk bersama dengan para Kepala Sekolah dengan melihat rasio penyebaran siswa. Misalnya di suatu SMP yang kita mau zonasikan. Itu dipetakan berdasarkan pemetaan lokasinya di suatu daerah berapa jumlah rasionya,” kata Arif, kemarin.

Selain jalur zonasi, kata Arif, pendaftar boleh menempuh jalur prestasi. Dan ada juga jalur afirmasi bagi pendaftar yang kurang mampu.
” Bisa bersaing di jalur prestasi. Ada akumulasi nilai akademik dan kegiatan ekstrakurikuler. Misalnya, siswa tersebut pernah menjuarai lomba tingkat Kota, Provinsi, atau bahkan tingkat Nasional. Itu semua menjadi bobot sehingga jika digabung dengan prestasi akademik bisa terdaftar di suatu sekolah yang bukan zonasinya,” katanya.

Untuk sistem PPDB dilakukan secara online, dan semua siswa sudah terdata base secara online. “Jadi, nanti sistem otomatis yang atur karena sudah terdata base. Mulai nomor induknya hingga nilai akademiknya. Misalnya, ada pendaftar dari Bacukiki mau daftar di SMP 2 di Jalan Lahalede. tetapi pada saat mendaftar tetap diterima sebagai pendaftar. Namun setelah dibaca sistem ternyata anak tersebut tidak terdaftar dalam zonasi, berarti haknya gugur untuk gunakan jalur zonasi,”katanya.

“Karena memang bukan zonasinya. Nah, sistem kemudian otomatis mengalihkan ke prestasi. Kalau prestasinya bagus maka dia bisa lulus, walaupun bukan zonasinya. Kalau tidak, maka sistem kembali mengalihkan ke sekolah yang terdekat. Misalnya, sistem mengarahkan dia ke SMP 3 sesuai zonasinya,” jelasnya. Server yang digunakan tidak pernah terganggu. Sebab, server yang digunakan dari Google “Kami gunakan servernya Google. Jadi sejauh ini masih aman,”jelasnya.(ami)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TRENDING

To Top