Polisi Warning Penyebar Hoaks RS Sebagai Lahan Bisnis Covid-19 dan Oknum Pengambil Paksa Jenazah Terduga PDP

  • Whatsapp
Polisi Warning Penyebar Hoaks RS Sebagai Lahan Bisnis Covid-19 dan Oknum Pengambil Paksa Jenazah Terduga PDP

PAREPOS.CO.ID, MAKASSAR– Dalam beberapa hari terakhir marak kejadian pengambilan paksa jenazah yang dilakukan para pihak keluarga. Pasalnya, mereka menolak penanganan jenazah yang menerapkan protokol Covid-19. Selain itu marak pula berita yang menyebut Rumah Sakit (RS) menjadikan virus korona atau Covid-19 sebagai lahan binis dan beredar di media sosial. Informasi tersebut terkait tim medis dengan modus ‘memvonis’ pasien terkait Covid-19.

Menyikapi hal itu, Kabid Humas Polda Sulsel menegaskan akan menindak tegas warga atau pihak keluarga yang masih nekad akan mengambil paksa jenazah, karena menolak penanganan dan jenazah penerapan protokol Covid-19.
“Kami warning yang mengambil paksa mayat PDP di rumah sakit itu merupakan pidana dan akan kita proses,”tegas Kabi Humas, Senin 8 Juli 2020.

Bacaan Lainnya

Ibrahim juga menegaskan, Polda Sulsel akan menindak tegas para pelaku yang mencoba meresahkan masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Termasuk pelaku penyebaran berita bohong atau Hoaks tentang rumah sakit menjadikan virus korona sebagai lahan bisnis, termasuk provokasi penolakan Rapid Test.

Pihaknya pun akan terus melakukan patroli di dunia maya dan terus mengejar para pelaku tersebut guna memprosesnya secara hukum. “ Kita prihatin dengan pemikiran yang dibangun oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, padahal apa yang dilakukan oleh pemerintah hanya untuk kepentingan masyarakat umum, sedangkan opini tentang bisnis Covid 19, provokasi tidak mau rapid test, itu merupakan opini yang dibangun untuk memperkeruh suasana, diharapkan agar masyarakat jangan terpengaruh dengan issu tersebut karena akan menyesatkan dan merugikan bagi masyarakat,”tegasnya.(*/ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *