Pro Daerah

Polisi Selidiki Dugaan Pungli Pembagian Kios dan Los Pasar Bonto-bonto

Kanit Tipikor Polres Pangkep, Iptu Firman

PAREPOS.CO.ID, PANGKEP– Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kepolisian Resort (Polres) Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), kini tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan terjadinya kasus pungutan liar (Pungli) pada pembagian kios dan los di Pasar Bonto-Bonto, Kecamatan Marang.

“Saat ini kita tengah lakukan pendataan. Kemarin kita sudah memanggil, kepala pasar, kepala bidang dinas perdagangan. Dan juga masih melakukan pendataan terhadap pedagang di pasar tersebut,”ujar Kanit Unit Tipikor Polres Pangkep, Iptu Firman, Kamis 25 juni, 2020.

Firman pun mengimbau warga agar tak segan melapor jika merasa sudah menjadi korban pungutan liar. ” Laporkan saja kalau ada yang mengarah kepada pungutan liar,”tegasnya.

Sebelumnya, Bupati Pangkep, H Syamsuddin A Hamid SE mengaku berang dengan adanya informasi adanya pihak-pihak atau oknum yang memanfaatkan pembagian kios dan los di Pasar Bonto-bonto. “Saya berharap pihak berwajib menindaklanjuti dugaan pungli tersebut, jika betul-betul terjadi. Kalau ada yang lakukan siapapun itu agar kiranya ditindak. Tapi jangan juga sengaja dibuatkan kesalahan kepada orang lain, karena itu dosa “ujarnya.

Bupati Pangkep dua periode itu pun dengan tegas mengakui, telah mengimbau selama ini agar baik instansi pemerintahan maupun swasta untuk tidak melakukan pungautan liar. Dan telah meminta kepada masyarakat untuk tidak segan melapor jika merasa menjadi korban dari pungutan liar.

Mantan Ketua DPRD Pangkep itu pun menilai, pungutan liar itu sama halnya dengan melakukan tindak pidana korupsi (tipikor), sehingga tentu arah penanganannya bisa ke penegakan hukum. Makanya sejak dini, lanjut Ketua DPD Golkar Pangkep, kita telah mengingatkan jangan sampai ada melakukan pungutan liar karena dapat diproses secara hukum. (awi)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TRENDING

To Top