Sulawesi Barat

PMII Gelar Unras Kecam Tindakan Represif Oknum Aparat Kepolisian di Pamekasan

PAREPOS.CO.ID,POLMAN — Puluhan Massa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia(PMII) menggelar aksi unjuk rasa (Unras) didepan Mapolres Polman, Senin 29 Juni 2020. Dalam aksinya, mahasiswa mengecam adanya tindakan represif oknum aparat kepolisian terhadap salah satu mahasiswa yang menggelar aksi menolak tambang galian C yang ada di Kabupaten Pamekasan, Madura.

Tindakan ini dianggap telah mencederai sistem demokrasi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dimana Mahasiswa sejatinya adalah teman peradaban yang mencoba memperjuangkan hak rakyat namun diperlakukan dengan semena-mena hingga menderita luka berat.

Kordinator Aksi PMII Polman, Aslin mengatakan, aksi yang digelar Ini sebagai wujud solidaritas sesama mahasiswa yang mendapat perlakukan represif oleh oknum aparat kepolisian di Pamekasan Madura. “Saat menolak tambang galian C yang ilegal pada tanggal 26 Juni lalu, kita meminta Kapolres Polman untuk dapat mengusut tuntas dan mengawal kasus ini,”ujarnya.

PMII, kata Aslin, meminta Kapolres Polman berharap lebih serius mengawal kasus yang meskipun TKP nya bukan di daerah Polman. “Kami selaku pergerakan PMII Cabang Polman meminta agar kepolisian bisa bersama dengan kita mengawal kasus ini,”ungkapnya.

Apa bila pihak kepolisian tidak mengindahkan tuntutan kami ini, lanjut Aslin, maka PMII Cabang Polman akan kembali menggelar aksi dengan melibatkan massa yang lebih besar lagi.

Terpisah, Kapolres Polman AKBP Ardi Sutriono mengatakan, Polres Polman akan mendukung langka rekan-rekan mahasiswa dari PMII Polman ini pihaknya juga akan mengawal kasus ini hingga tuntas. “Kami sangat mengapresiasi langkah adik-adik mahasiswa ini meskipun TKP-nya bukan di daerah Polman. Kalau ada tindakan seperti itu, harus ditindak tegas,”singkatnya.(win)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TRENDING

To Top