Pernikahan New Normal, Kemenag Polman Imbau Terapkan Protokol Kesehatan

  • Whatsapp
Pernikahan New Normal, Kemenag Polman Imbau Terapkan Protokol Kesehatan

PAREPOS.CO.ID,POLMAN — Fase new normal yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, mulai berdampak pada aktivitas masyarakat.
Berbagai kegiatan mulai berjalan seperti semula sambil menerapkan protokol kesehatan. Pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak wajib dilakukan untuk mencegah COVID-19.

Era new normal juga terjadi pada urusan pernikahan yang biasanya melibatkan banyak orang. Sama seperti kegiatan di bidang lain, pernikahan jangan sampai menimbulkan kerumunan yang meningkatkan risiko penularan virus korona.

Bacaan Lainnya

Menyikapi kondisi itu, Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Polman mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat yang akan menggelar acara pernikahan agar tetap menggunakan praaotokol kesehatan Covid-19, yakni menggunkan masker saat ijab qabul dan juga mencuci tangan sebelum melangsungkan akad nikah.

Kepala Kemenag Kabupatena Polman, Muliady Rasyid mengatakan, proses akad nikah yang akan digelar oleh masyarakat diharuskan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang standar. Diantaranya, menggunakan masker saat ijab qabul, mencuci tangan sebelum ijab qabul. Hal ini mengacu pada Edaran Direktr Jendral (Dirjen) Bimbingan Masyarakat Islam Bimas Islam No 006 tentang Panduan Protokol Pernikahan.

Dalam surat edaran itu juga, kata Muliadi, untuk masyarakat yang mau melangsungkan proses pernikahan tidak boleh lebih dari 10 orang dan boleh dilaksanakan di Kantor Urusan Agama( KUA) setempat, dan juga boleh dilaksankan diluar KUA, apakah di Masjid maupun dirumah.

“Kita sudah ada Edaran tentang tata Cara Perkawinan dengan menerapkan Protokol kesehatan Covid 19 yakni tetap Memakai Masker dan Mencuci tangan,hal ini untuk menekan Penyebaran Virus Covid 19 dan menjalankan Anjuran Pemerintah.edaran ini juga kita sudah sampaikan ke KUA masing-masing untuk diumumkan ke masyarakat terkait tata cara pernikahan yang menerapkan protokol kesehatan, “kata Kepala Kemenag Polman Muliady Rasyid, Jumat 12 Juni 2020.(win)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *