Pemkot Parepare Jadikan KRJ Objek Wisata Aman Covid-19

  • Whatsapp
Pemkot Parepare Jadikan KRJ Objek Wisata Aman Covid-19

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE– Menyambut tatanan kehidupan normal baru (New Normal Life), Pemerintah Kota Parepare mulai berinovasi dengan menghidupkan sektor-sektor strategis. Salah satunya dengan membangkitkan sektor pariwisata yang aman dari Covid-19. Sasaran itu slah satunya berada objek wisata dan konservasi tumbuhan endemik bioregion wallacea yakni Kebun Raya Jompie (KRJ). KRJ yang merupakan salah satu destinasi wisata alam, dimana menonjolkan keanekaragaman tumbuhan Ex Situ dengan berbagai green area yang tersedia.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Parepare, Samsuddin Taha mengatakan, pada masa pandemi Covid-19, KRJ yang terletak di Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang, telah dipersiapkan menuju tatanan normal baru dengan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. “Pada pintu masuk terpasang papan imbauan kepada setiap pengunjung wajib memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan pemeriksaan suhu tubuh melalui petugas KRJ, serta antrean dengan menjaga jarak,” ungkap Samsuddin.

Bacaan Lainnya

KRJ yang menjadi salah satu kawasan ruang terbuka hijau (RTH) di Parepare, kata Samsuddin, disulap menjadi objek wisata aman penyebaran Covid-19 untuk Parepare dan daerah sekitarnya. “Dengan menjadi objek wisata aman Covid-19, kami ingin mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penyelenggaraan protokol penanganan Covid-19, sehingga diyakini benar-benar aman,” terang Samsuddin.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mendukung inovasi menjadikan KRJ sebagai objek wisata aman Covid-19 di Parepare. Dalam berbagai kesempatan, Taufan Pawe terus menekankan penerapan new normal dalam setiap aktivitas dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. “Inovasi Kebun Raya Jompoe sebagai objek wisata aman Covid-19 dapat menjadi percontohan upaya efektif mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus Corona,” kata Taufan Pawe. Inovasi Pemkot Parepare dalam menjadikan KRJ sebagai objek wisata aman Covid-19 ini diikutkan dalam lomba inovasi daerah, penyiapan tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19 yang diadakan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). (anj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *