New Normal di Pinrang, Bupati Imbau Aparat Desa dan Kelurahan Edukasi Masyarakat

  • Whatsapp
New Normal di Pinrang, Bupati Imbau Aparat Desa dan Kelurahan Edukasi Masyarakat

PAREPOS.CO.ID,PINRANG– Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pinrang, HA Irwan Hamid mengimbau serta menekankan kepada aparat desa dan kelurahan untuk kembali intens turun ke masyarakat memberikan edukasi dan menjelaskan tentang maksud new normal yang sesungguhnya. Pasalnya, kata Bupati Pinrang tersebut, masih banyak masyarakat yang salah paham terhadap konsep ini. Menurutnya, tidak sedikit masyarakat beranggapan bahwa jika penerapan new normal diberlakukan itu berarti kita sudah terhindar dari potensi penularan Covid-19. Hal ini merujuk pada data Pantauan Covid-19 Kabupaten Pinrang saat ini, dimana cenderung mengalami peningkatan.

Penegasan itu disampaikannya saat memimpin rapat penanganan dan penanggulangan Covid-19, di Aula Kantor Bupati Pinrang, kemarin.
Penerapan new normal di Kabupaten Pinrang, adalah cara baru untuk beraktivitas dengan menerapkan protokol kesehatan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Jangan ada anggapan bahwa new normal ini berarti kita sudah terbebas dari potensi Covid-19. Kita harus lebih intens turun ke masyarakat untuk memberikan edukasi tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam beraktivitas,”ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Sebelum menutup pertemuan, Bupati mengucapkan apresiasi dan penghargaan yang tinggi terhadap dedikasi dan usaha aparat di tingkat bawah yang telah bekerja keras selama tiga bulan terakhir dalam penanganan Covid-19. “Kita telah bekerja keras selama tiga bulan terakhir ini. Mari terus bekerja untuk masyarakat dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,”tegasnya.

Hadir dalam rapat Wabup Alimin, Kapolres AKBP Dwi Santoso, Dandim 1404 Pinrang Letkol ARM Lukman Sasono, Kajari Pinrang Ayu, Wakil Ketua DPRD Pinrang, Ahmad Jaya Baramuli dan Ketua Pengadilan Negeri Pinrang. Rapat ini juga diikuti oleh para Pimpinan OPD, para Camat, Lurah, Kades, Kapolsek dan Danramil se-Kabupaten Pinrang.

Program Balla Ewako

Bupati Pinrang dalam kesempatan yang sama melaunching program Balla Ewako. Program dari Polda Sulsel yang pelaksanaannya melalui Polres Pinrang, dimana sasaran dari program ini menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya langkah penanganan Covid-19 secara tersistematis dan terencana hingga ke tingkat paling bawah.

Program ini, kata Bupati, merupakan terobosan yang sangat baik dalam upaya menekan penyebaran Covid-19. Dalam program ini akan dilakukan penilaian terhadap desa dan kelurahan. Penilaian ini nantinya akan diberikan reward kepada tiga pemenang dengan total hadiah sebesar Rp 200 juta sebagai motivasi. Tetapi lebih dari itu, tujuan program ini adalah bagaimana menumbuhkan kesadaran dan disiplin masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Kapolres Pinrang, AKBP Dwi Santoso mengungkapkan, program ‘Balla Ewako’ berfokus pada ketangguhan bersama tentang kesehatan jasmani dan rohani, sosial ekonomi, keamanan, informasi dan kreativitas atau inovasi terhadap penanganan Covid-19. “Kami berharap melalui program ini, penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pinrang dapat ditekan. Kami juga berharap program ini dapat menumbuhkan kesadaran bersama, mewujudkan ketahanan pangan dan ketentraman, ketertiban ditengah masyarakat di masa pandemi Covid-19,”ujarnya.

Sementara itu, Dandim 1404 Pinrang, Letkol ARM Lukman Sasono dalama kesempatan itu mengajak para hadirin untuk menumbuhkan sikap disiplin dimulai dari diri sendiri dan juga meminta agar menjadi tauladan bagi masyarakat tentang pentingnya sikap disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan. “Kita harus mulai dari diri sendiri. Mari kita menjadi tauladan kepada masyarakat mematuhi protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,”ungkapnya.

Senada dengan Dandim, Kajari Pinrang, Ayu Agung mengingatkan, salah satu kunci utama kesuksesan dalam menekan penyebaran Covid-19 adalah kesadaran masyarakat. Dia pun mengajak para Camat, Lurah dan Kades untuk mengimbau masyarakat agar senantiasa disiplin dan menumbuhkan budaya bersih secara berkesinambungan. “Salah satu kunci utama menekan penyebaran Covid-19 adalah tumbuhnya budaya disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” ungkap Ayu Agung.(*/ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *