New Normal di Maros, 10 Warga Positif Covid-19, Dua Diantaranya Diduga Prajurit TNI AU

  • Whatsapp
New Normal di Maros, 10 Warga Positif Covid-19, Dua Diantaranya Diduga Prajurit TNI AU

PAREPOS.CO.ID, MAROS– Diduga dua prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara yang bermarkas di Pangkalan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin, Mandai Kabupaten Maros diduga terinfeksi virus korona atau Covid-19.

Hal itu berdasarkan laporan Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Maros yang tiap harinya di update. Dua kasus yang diduga Prajurit TNI-AU tersebut beradasarkan rilis terkonfirmasi positif bersama 8 masyarakat dengan alamat Maros lainnya. Pada hal disisi lain daerah tersebut mulai menerapkan ‘New Normal’ sejak, Senin 8 Juni, kemarin.

Bacaan Lainnya

Juru Bicara Covid-19 Maros, dr. Syarifuddin, dalam rilisnya mengungkap jika ada dua warga yang terkonfirmasi positif dengan alamat Mess Marselling Area Kecamatan Mandai, dua warga itu berjenis kelamin laki-laki 22 tahun dan 25 tahun. Saat ini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) Dr. Dody Sarjoto.

“Laporan harian kasus Covid-19, Senin 8 Juni 2020 pukul 18.00 Wita, terkonfirmasi 10 Positif. Kecamatan Mandai 6 orang, Kecamatan Turikale 2 Orang sedangkan Kecamatan Tanralili dan Maros Baru masing-masing 1 orang,”ungkapnya.

Untuk kedua warga yang beralamat di dalam kompleks Lanud Sultan Hasanuddin, Kelurahan Hasanuddin, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros. Syarifuddin tidak mengetahui persis apakah itu prajurit TNI, pasalnya warga yang terkonfirmasi positif datanya dikirimkan langsung dari Satgas Covid-19 Sulsel kepada surveilans kabupaten.

“Saya belum tahu persis, tapi sepertinya Kelurahan Hasanuddin. Kalau pasien dikirim dari RS Salewangang, atau Puskesmas di Maros, pasti kami punya datanya. Tapi sering pasien langsung ke RS di Makassar dan pada waktu pendaftaran pasien dikasih alamat seperti itu,” jelasnya.

“Swab diperiksa di BBVet Maros, tapi hasilnya dikirim dulu ke Provinsi,” tambahnya. Hingga berita ini diturunkan, pihak Lanud Sultan Hasanuddin belum memberikan konfirmasi resmi terkait dua prajurit yang diduga terinfeksi Covid-19.(tip)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *