Sulawesi Barat

DPC PDIP Polman Laporkan Pembakaran Bendera ke Kapolres

PAREPOS.CO.ID,POLMAN — Aksi pembakaran bendera Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Jakarta. Ditindaklanjuti pula dengan pelaporan sejumlah Dewan Pengurus Cabang (DPC) ditingkat Kabupaten dan Kota. Salah satunya DPC PDIP Kabupaten Polewali Mandar yang melaporkan aksi pelaku pembakar bendera partainya di Polres Polman, kemarin.

Ketua DPC PDI Perjuangan Polman H. Ibrahim menyampaikan, Negara Indonesia adalah Negara hukum sehingga kami memilih untuk menempuh jalur hukum dengan melaporkan secara langsung kepada penegak hukum agar yang bersangkutan dapat di proses sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Sebagai kader PDIP sangat menyesalkan dan merasa terhina dan tersakiti atas pembakaran bendera PDI Perjuangan yang dilakukan oleh peserta aksi penolakan Rancangan Undang undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) oleh karena itu kami meminta Kapolres Polman untuk memproses secara hukum oknum yang melakukan pembakaran bendera PDIP,” tegasnya.

Sekertaris DPC PDIP Polman Muhsin menambahkan, aksi pembakaran terjadi pada Hari Rabu tanggal 24 Juni 2020, saat terjadi demonstrasi di depan gedung MPR/DPR RI Jakarta terkait pembahasan rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang sampai mengakibatkan pembakaran bendera PDIP.

” Kami sebagai kader sangat menyesalkan pembakaran tersebut dan meminta agar yang bersangkutan diproses hukum. Partai Komunis Indonesia (PKI) adalah partai terlarang di Republik Indonesia, kami sangat menyayangkan atas adanya atribut PKI yang dibawa oleh peserta aksi pada saat demo penolakan RUU HIP, oleh karenanya kami meminta Kapolres Polman untuk mengusut tuntas siapa pemilik dan tempat produksi bendera PKI tersebut,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga menolak dan merasa tercederai atas disandingkanya bendera PDIP dengan bendera PKI, sebab PDIP adalah Partai yang sah dan memenangkan pemilu 2019-2020 sementara PKI adalah partai terlarang. Ia pun meminta agar Polres Polman menindak tegas oknum-oknum yang akan menumbuhkan kembali PKI dan organisasi terlarang lainnya.

Sementara itu, Kapolres Polman AKBP Ardi Sutriono yang langsung menerima laporan dari DPC PDIP Polman, itu menyampaikam rasa terima kasih atas kunjungannya ini selain melaporkan kasus pembakaran bendera PDIP. Hal ini juga merupakan ajang silaturrahmi dan kami akan koordinasikan dengan Polda Sulbar proses apa yang akan kita lakukan terkait dengan hukum yang berlaku, karena kejadiannya tidak berada disini.

Dalam pelaporanya Kepolres Polman Ketua DPC PDIP ini didampingi oleh empat anggota DPRD yang berasal dari fraksi PDIP yakni Rudi, Hj. Nurbaeti, Syaiful, dan Murdani dan sejumlah kader PDIP lainnya.(win)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TRENDING

To Top