Dikbud Polman Imput Data Sekolah Penerima DAK 2020, Ini Tujuannya

  • Whatsapp
Dikbud Polman Imput Data Sekolah Penerima DAK 2020, Ini Tujuannya

PAREPOS.CO.ID,POLMAN — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Polman akan mendapatkan kegiatan pembangunan Gedung Sekolah untuk SD/SMP dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Reguler Bidang Pendidikan dan DAK Afirmasi Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2020.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sapras) Dikbud, Andi Suwono Raden mengatakan, untuk kegiatan fisik bidang pendidikan di tengah pandemi wabah virus Covid-19 tidak ada perubahan, semua tetap berjalan seperti biasa, apalagi yang berhubungan dengan kegiatan fisik pembangunan. ” Saat ini pihak sekolah sementara melakukan pemasukan berkas bagi sekolah yang mau dikerjakan. Dan kalau sudah selesai paling tidak bulan depan pekerjaan fisik sekolah sudah bisa berjalan,”jelasnya, Kamis 11 Juli 2020.

Bacaan Lainnya

Untuk kegiatan pembangunan sekolah melalui DAK, kata  Andi Suwono, tidak ada pengurangan tetap seperti biasa dan kegiatan ini juga masih sama ada rehab sekolah dan ada juga bangunan baru serta pembangunan MCK sekolah. Sedangkan melalui APBD Polman, ada 4 paket fisik sekolah yang akan dikerjakan.

Jumlah Sekolah Dasar (SD) yang menerima DAK berjumlah sekitar 181 sekolah dengan anggaran Rp36 miliar lebih. Untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu sebanyak 47 paket kegiatan  dan tersebar di 30 sekolah dengan jumlah dana mencapai Rp13 miliar lebih.

Sementara itu, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dikbud Polman, Sahbiq Sahed mengatakan, saat ini pihaknya masih mengimput berkas dari sekolah SD dan SMP untuk diverifikasi dan dicocokkan dengan data dapodik sekolahnya untuk dimasukkan dipelaporan lalu dibuatkan SK untuk kegiatan pekerjaan fisik. “Sampai saat ini kita masih melakukan pemberkasan semua sekolah untuk di verifikasi mana-mana sekolah yang menerima kegiatan itu. Dan dalam kegiatan itu kita mau tahu apa yang diterima sekolah apakah kegiatan rehab atau pembangunan kelas baru,”jelas Shabiq.(win)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *