Dewan Soroti Pembagian Kios dan Los di Pasar Bonto-bonto, Kepala Pasar Akui SK Diduga Dimainkan Oknum

  • Whatsapp
Dewan Soroti Pembagian Kios dan Los di Pasar Bonto-bonto, Kepala Pasar Akui SK Diduga Dimainkan Oknum

PAREPOS.CO.ID, PANGKEP– Dugaan kecurangan dalam pengaturan penempatan kios dan los di Pasar Bonto-bonto, Kecamatan Marang yang dikeluhkan sejumlah masyarakat dan pedagang, menuai sorotan sejumlah anggota DPRD Pangkep. Pasalnya, sejumlah pedagang datang mengaduhkan terkait terbitnya surat keputusan (SK) yang menurut mereka tidak sesuai data awal.

Anggota DPRD Pangkep dari Fraksi Golkar, H Pattola Husain mengaku, akan mengecek nama-nama yang ada di SK, yang dinilai tidak sesuai pada pendataan yang dilakukan berdasarkan pengelompokan jenis usaha yang dilakukan Kepala Pasar Bonto-bonto, Kecamatan Marang. “Harusnya yang dapat dalam satu keluarga itu tidak masuk lagi. Salah satunya saja. Supaya tidak ada yang dirugikan. Bahkan ada beberapa juga yang mengeluh membayar sejumlah uang tunai untuk memperoleh kios di pasar itu. Kalau betul ini sama dengan pungutan liar (Pungli),” jelasnya, kemarin.

Bacaan Lainnya

Senada diungkapkan, Ketua Fraksi Nasdem Pangkep, H Haris Gani yang sangat menyayangkan bila terjadi keributan terkait pembagian kios dan los di pasar tersebut. Pihaknya menekankan agar tidak ada intervensi dari pihak-pihak lain dalam penempatan lapak pasar tersebut.
“Yang jelas itu jangan disingkirkan penjual lama, apa lagi jika mereka rajin bayar retribusi. Dan memang tidak benar kalau SK tidak sesuai dari data yang ada sebelumnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Pasar Bonto-bonto, Supriyadi Andi Suyuti mengakui, ada oknum yang terlibat dalam penyusunan pengaturan pedagang untuk penempatan kios dan los di pasar tersebut. “Pendataan yang kami lakukan sesuai dengan pedagang yang rutin membayar retribusi dan memgantongi Surat Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD). Tetapi pada saat diterbitkan itu ada beberapa yang berubah namanya. ini yang menjadi persoalan, dimana data penerima kios dan los berubah dalam SK,” jelasnya. (awi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *