Cegah Korona, Bupati Soppeng Jadi Pembicara di TVRI

  • Whatsapp
Cegah Korona, Bupati Soppeng Jadi Pembicara di TVRI

PAREPOS.CO.ID, SOPPENG — Bupati Soppeng, H Andi Kaswadi Razak mengikuti Live Streaming TVRI Nasional dalam acara Obrolan Paraikatte, di Ruangan SCC La Mataesso, Kantor Bupati Soppeng, di Jalan Salotungo, Rabu 17 Juni, malam.

Hal tersebut menarik perhatian TVRI Sulawesi Selatan untuk meminta Bupati Soppeng menjadi pembicara dalam acara tersebut.

Bacaan Lainnya

Bupati Soppeng, Andi Kaswad Razak menyampaikan terobosan-terobosan yang dilakukan dalam mencegah penyebaran virus korona atau Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di daerahnya. Upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Soppeng yakni melakukan mengambil langkah cepat dengan pengadaan mesin Polymerase Chain Reaction (PCR).

Selanjutnya, mempersiapkan ruangan isolasi perawatan khusus pasian Covid, karena yang terjadi di RS umum membuat masyarakat panik. ” Makanya kami harus mengambil langkah cepat untuk memisahkan pelayanan masyarakat yang berpenyakit biasa atau bergejala Covid-19,”ujar mantan Ketua DPRD Soppeng tersebut.

Selain itu, kata Kaswadi, melakukan pemetaan, mendata dan melalukan tracking di masyarakat. Hal ini dilakukan oleh tim surfeylens yang berkeliling disemua wilayah Kabupaten Soppeng.

“Alhamdulillah kami didukung 6 dokter ahli, dokter umum dan peraw jumlahnya kurang lebih 100 orang yang kami libatkan dalam penanganan Covid-19. Sejak 29 Mei hingga hari ini tidak ada kasus Covid-19 di Soppeng, dan pasien terakhir yang kami rawat tanggal 13 Juni,” jelas Andi Kaswadi.

Lanjut Andi Kaswsdi, hal lain yang rutin kami lakukan adalah selalu berkoordinasi dengan snggota Forkopimda, Kepala OPD, Camat, Lurah, kepala Desa dan tokoh masyarakat.

Setiap kami ingin mengambil tindakan, kata Andi Kaswadi, terlebih dahulu kami sampaikan dan sosialisasikan kepada masyarakat agar terjalin komunikasi yang baik.

“Sekarang kami telah membuat Peraturan Bupati mengenai Soppeng Kabupaten Wajib Masker. Jadi masyarakat yang akan beraktivitas diluar rumah wajib memakai masker sehingga ini akan menjadi kebutuhan kita dalam sehari-hari,” ujarnya.

Memasuki new normal ini, selain petugas TNI/Polri dan OPD yang terlibat melalukan sosialisasi wajib memakai masker. Kami juga libatkan Forum Kerukunan Umat Beragama ikut andil dalam bersosialisasi ini.

Andi Kaswadi juga mengaku telah berkoordinasi kepada seluruh Ketua Kerukunan Keluarga Soppeng (KKS) yang berada diluar Kabupaten Soppeng untuk menahan diri dulu pulang kampung, agar kami disini bisa melakukan upaya-upaya pencegahan.

Diakhir pemaparannya, Bupati Soppeng Andi Kaswadi menyampaikan, sebenarnya yang kami lakukan disini (Kabupaten Soppeng) biasa-biasa saja. “Yang luar biasa itu kepala daerah yang tidak bisa berbuat apa-apa untuk daerahnya,” tambahnya yang kedengarannya sedikit menyindir. (wis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *