Bantah Tolak Pasien Covid-19, dr Annas: Mendiskreditkan RS Pangkep

  • Whatsapp
Bantah Tolak Pasien Covid-19, dr Annas: Mendiskreditkan RS Pangkep

PAREPOS.CO.ID,PANGKEP– Menyikapi informasi terkait adanya warga asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) berinisial SR (55) yang meninggal terpapar Covid-19 yang kabarnya sempat ditolak di Rumah Sakit (RS) didaerahnya. Sebelum akhirnya di rawat di RS Andi Makkasau, Kota Parepare. Dirut RSUD Batara Siang Kabupaten Pangkep, dr Annas Ahmad membantah keras adanya kabar tersebut, Senin 22 Juni siang ini.

dr Annas Ahmad mengungkapkan, pasien berinisial SR memang merupakan warga Pangkep, namun tidak pernah berkunjung ke RS Batara Siang. Sesuai data, SR terakhir melakukan npemeriksaan kesehatan pada tanggal 22 Januari 2019. ” Itu berdasarkan data rekam kami. Namun, dua hari terakhir tidak pernah datang. Semua dokter sudah saya tanyakan, tidak ada satupun atas nama almarhum SR,”ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Dia pun menegaskan, informasi tersebut sesat dan justru mendiskreditkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Pangkep. “Pasien Covid-19 seperti ini sangat perlu kita tangani, apa lagi warga kami. Bahkan kalau pun dirujuk tak perlu ke Parepare, tapi Makassar,”tegasnya. ” Kalau itu alibi pihak keluarga SR, boleh ditunjukan kapan dan dokter siapa yang menolaknya di RS Pangkep. Kita liat buku data-data di UGD, dan tidak ada alasan menolak pasien,”ujarnya.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, tim gugus sudah turun untuk melakukan upaya-upaya pencegahan di daerah tempat tinggal SR. “Alamatnya tak sesuai di KTP, SR tinggal di Lorong IV, Jalan Mappatuwo, Kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene. SR juga diketahui bertetangga dengan dua pasien Covid-19 yang terkonfirmasi sebelumnya,”timpalnya. Dari data yang dihimpun sebelumnya, SR diketahui postif Covid-19 dari hasil pemeriksaan swab alat Tes Cepat Molekuler (TCM). (*/ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *